LANGIT7.ID, Jakarta - Tabah bisa diartikan sebagai sabar dalam menghadapi sesuatu di kehidupan sehari-hari. Orang yang memiliki sifat tabah cenderung tenang dalam menghadapi perkara apapun. Maka itu, menanamkan sifat tabah sangatlah penting.
Pendakwah Buya Yahya menjelaskan, sifat tabah dalam diri manusia akan membawa kepada kedamaian. Terlebih ketika diterpa ujian oleh Allah SWT, maka dia akan menerimanya dengan lapang dada.
"Kalau orang berbuat zalim kepada kita, menyakiti hati kita kalau kita punya hati lapang, tidak sakit kita. Tapi kalau kita fokus marah, dendam kepada dia akan semakin sakit, maka termasuk ilmu yang luar biasa untuk menghilangkan depresi adalah ilmu ketabahan," kata Buya dalam kajiannya dikutip di kanal Buya Yahya, Selasa (29/11/2022).
Baca Juga: Upah bagi Pendakwah, Buya Yahya: Hadiah dari Jamaah Itu Halal Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah ini menambahkan, ketabahan yang dimiliki seorang mukmin juga memberi efek ketenangan jiwa. Terlebih menjadi seorang mukmin yang mencerminkan nilai-nilai indah dalam ajaran Islam.
Penyakit hati, lanjut dia, yang telah tertanam dalam diri seseorang akan sirna dengan adanya ketabahan. Dengan demikian, orang-orang yang tabah cenderung menikmati hidup dengan prasangka baik kepada Allah dalam setiap kondisi.
"Ada ujian nanti, ada yang perkebunannya rusak, ada yang sakit dan semua dari kita akan mengalami ujian tersebut, hanya bedanya tingkat ketabahan," ujarnya.
Buya menegaskan bahwa untuk menjadi seorang Hamba-Nya yang beriman akan diberikan ujian yang tidak terduga tingkat kesulitannya. Karenanya, penting bagi seorang mukmin untuk memiliki sifat tabah dalam menjalani hidup di bumi Allah.
Baca Juga: Persis Kirim 24 Dai dan Guru ke Pelosok Negeri(zhd)