Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 02 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Belum Sempat Minta Maaf ke Orang Tua yang Telah Wafat? Ini Nasihat Buya Yahya

Muhajirin Senin, 05 Desember 2022 - 07:00 WIB
Belum Sempat Minta Maaf ke Orang Tua yang Telah Wafat? Ini Nasihat Buya Yahya
Pengasuh Ponpes Al-Bahjah, Buya Yahya (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Seorang anak harus meminta maaf jika menyakiti kedua orang tua. Jika tidak, seorang anak bisa termasuk dalam kelompok anak yang durhaka kepada orang tua. Permintaan maaf harus disegerakan sesegera mungkin, sebab ridha Allah terletak pada ridha kedua orang tua.

Akan tetapi, bagaimana jika orang tua sudah meninggal dunia sementara belum sempat meminta maaf? Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, Buya Yahya, menyampaikan, ada tiga cara bagi seorang anak meminta maaf kepada orang tua yang sudah meninggal dunia.

Pertama, selalu mendoakan kebaikan kepada kedua orang tua. Orang tua yang sudah meninggal dunia tidak membutuhkan lagi harta benda. Orang tua hanya membutuhkan doa dari anak-anak sebagai penggugur dosa pada hari pengadilan Mahsyar nanti.

Baca Juga: Ganjaran Mati Syahid Bagi Orang Meninggal Akibat Tertimpa Gempa Bumi

“Sebut nama orang tua (setiap kali berdoa). Bukan hanya sekadar menyebut nama saja (saat berinteraksi dengan orang sekitar), tapi doakan,” kata Buya Yahya di kanal youtube-nya, Senin (5/12/2022).

Kedua, memperbanyak sedekah. Tidak perlu bersedekah dengan nominal milyaran rupiah tapi hanya sekali. Hal yang diperlukan dalam konsistensi. Saat mengeluarkan pundi-pundi rupiah untuk sedekah, maka niatkan amalan mulia tersebut bisa menjadi syafaat bagi orang tua.

“Jika anda punya rezeki, sedekah! Anda dapat berikan ke pesantren atau ke masjid dengan atas nama orang tua anda,” kata Buya Yahya.

Ketiga, menyambung silaturahmi dan berbuat baik kepada orang terdekat orang tua. Orang tua pasti memiliki kerabat dekat dan jauh, sahabat, hingga tetangga. Maka, sebagai bentuk permintaan maaf, seorang anak harus menyambung silaturahmi dan berbuat baik kepada mereka.

“Siapa sajakah mereka? banyak, termasuk saudara-saudaranya, adik-adik anda, itu harus semakin baik. Paman, termasuk tetangga yang dulu pernah dibaiki orangtua. Anda sambung silaturahmi,” ujar Buya Yahya.

Baca Juga: Ini Hukum Pasang Foto Orang Meninggal di Buku Yasin

Meminta maaf kepada kedua orang tua adalah wajib. Allah Ta’ala berfirman dalam Surah Al-Isra’ ayat 24:

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًاۗ

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.” (QS Al Isra’: 24).

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 02 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)