Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home sosok muslim detail berita

Eks Militer Amerika Masuk Islam Usai Rencanakan Aksi Teror

hasanah syakim Kamis, 05 Januari 2023 - 22:04 WIB
Eks Militer Amerika Masuk Islam Usai Rencanakan Aksi Teror
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Richard Mike McKinney seorang yang pernah aktif sebagai anggota marinir Amerika Serikat ini memutuskan untuk berIslam, setelah dirinya hampir mengebom jamaah muslim di Islamic Center Muncie. Bahkan, Mike pernah memendam kebencian atas Islam dan merencanakan pengeboman.

"Banyak yang tidak percaya dengan perilaku saya pada masa lalu, di mana dahulu saya memiliki begitu banyak kebencian terhadap Islam," kata pria yang kerap disapa Mike seperti dilansir All American Muslim, Kamis (5/1/2023).

Pada awalnya, Mike mengira bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan terorisme di mana sebagian penduduk Amerika Serikat mempercayai stereotip ini. Hal ini karena pengaruh berita-berita yang menyudutkan Muslimin, terlebih setelah peristiwa 9/11.

Saat masih aktif di militer, Mike pernah dikirim ke negara-negara Timur Tengah termasuk Suriah di medan perang. Di sanalah dia menyaksikan orang-orang Muslim berperang, sehingga tak sedikit dari mereka yang menyuarakan kebencian terhadap barat.

Baca Juga: Eti Trisia Temukan Hidayah Lewat Mimpi dan Bersyahadat

Dari sanalah Mike akhirnya mengambil kesimpulan bahwa kaum Muslimin adalah liyan atau the orther. Di mana kaum Muslimin dipandang berbahaya bagi ketertiban dan kedamaian dunia barat, terutama Amerika Serikat.

Selama 25 tahun Mike bertugas di dunia militer, begitu kembali ke ranah sipil tepatnya tahun 2006 dia merasa negerinya perlu diselamatkan dari para pendatang yang liyan. Dan dalam pendangannya saat itu orang-orang Muslim bukanlah kelompok yang mau melebur dalam identitas Amerika Serikat.

Baginya, tidak ada cara selain mengenyahkannya sehingga Mike amat terganggu saat mendengar informasi bahwa komunitas Muslim India hendak mendirikan masjid, dan direncanakan berdiri di Muncie. Mike berpikir orang-orang Islam mulai berani menjajah kampung halamannya.

Indiana merupakan salah satu wilayah di Amerika Serikat dengan populasi Muslim yang cukup signifikan, sehingga keberadaan masjid menjadi suatu kebutuhan bagi mereka. Beberapa bulan kemudian, pusat keislaman Muncie dibuka untuk umum. Sebagai pendukung Islamofobia, Mike saat itu murka dan menuding pemerintah kota setempat sudah tidak berdaya menghadapi lobi-lobi Muslim.

Selama beberapa tahun Mike ikut serta dalam berbagai aksi demonstrasi yang menentang pendirian Islamic Center Muncie, tidak hanya di jalanan, Mike juga beraksi melalui platform media sosial. Bagaimana pun ujaran kebencian yang disampaikannya hanya berwujud pada kata-kata dan masih belum terlintasnya dibenaknya untuk melakukan kekerasan fisik.

Baca Juga: Kisah Selebgram Mualaf: Sebahagia Itu Ternyata Masuk Islam

Hingga pada suatu saat Richarf Mike McKinney tidak lagi mampu menahan diri, dia memboyong beberapa bahan peledak dari rumahnya dengan membawa mobil menuju Islamic Center of Muncie. Tujuannya untuk mengebom masjid tersebut sekaligus menghabisi seluruh muslim di sana.

Murka sebesar itu ternyata di picu persoalan sepele, sebelumnya Mike melihat putrinya Emily pulang dari sekolah. Segalanya tampak biasa-biasa saja, hingga akhirnya ketika anak perempuannya menunjukkan kisah yang cukup menarik.

Emily bercerita kepada Mike bahwa dirinya suatu hari di ajak untuk datang ke rumah seorang kawannya. Sesampainya di sana tampaklah Ibu dari temannya itu mengenakan Niqob. Emily menyebut, keluarga dari kawannya begitu ramah dan baik kepadanya.

Mendengar cerita putrinya itu, Mike langsung memperingati putrinya untuk tidak lagi dekat dengan kawannya sehingga hal itu membuat Emily heran. Menurut Emily, bagaimana mungkin menghakimi seseorang dari busana yang mereka pakai.

Mike sendiri merasa cemas kalau putrinya akan dipengaruhi orang-orang asing itu, mimpi buruk terbesarnya adalah suatu hari Emily akan menjadi Muslim. Itulah yang mendorongnya untuk mempersiapkan bom rumahan untuk kemudian diledakan di tengah jamaah Islamic Center Of Muncie.

Siang itu, masjid tersebut tampak cukup ramai, beberapa jamaah masih berada di sana sesudah menunaikan salat. Ketika turun dari mobil tiba-tiba perkataan putrinya terlintas dalam pikiran Mike bahwa setiap orang tidak dilahirkan dengan prasangka rasialisme atau kebencian.

Baca Juga: Tak Hanya dari Timur Tengah, Ini 7 Ulama Terkemuka Asal Barat

Mike akhirnya tertegun lalu mengurungkan niatnya untuk melempari masjid dengan bom, tidak ingin kedatangannya sia-sia Mike memilih untuk memasuki bangunan Islamic Center. Mulanya dia merasa aneh pemandangan setempat tampak biasa saja, tidak ada spanduk-spanduk semboyan anti Amerika atau dukungan pada Al-Qaidah seperti yang dibayangkannya.

Di dalam masjid itu dia berdiri dan sedikit gugup karena merasa sebagai satu-satunya non Muslim di sana, kemudian datang jamaah menghampirinya dan berkata apa yang bisa dibantu. Tidak tahu harus menjawab apa, Mike pun menyahutnya dengan keinginantahuannya tentang Islam.

Dari sana terjadilah dialog antara seorang imam dan Mike menyampaikan tanggapannya mengenai Islam, semula Mike mengaitkan agama Islam dengan terorisme dan ekstremisme. Akan tetapi, setelah itu imam tersebut mulai menjelaskan fondasi ajaran Islam, yakni Al-Qur'an dan Sunnah Nabi Muhammad SAW.

Dipaparkannya pula rukun Iman, Islam serta salah satu pesan Nabi Muhammad SAW, yakni tidaklah beliau diutus Allah kecuali untuk menyempurnakan akhlak. Individu atau kelompok mungkin saja melakukan kekerasan sembari mengatasnamakan agama, namun tindakan kekerasan justru bertentangan dengan ajaran Islam.

Hal tersebut bisa jadi mereka kurang memiliki pengetahuan yang mendalam tentang Islam, Mike terlibat dialog intens selama beberapa jam di sana. Akhirnya dia mengakui keterbatasan pengetahuannya mengenai Islam, bahkan Mike mulai tertarik pada ajaran agama Islam.

"Segalanya menjadi jelas bagi saya dan sesudah itu saya pun mengucapkan dua kalimat syahadat. Keinginan saya kuat untuk menjadi Muslim," ujar Mike.

Salah satu momen terpenting dalam hidupnya sejak memeluk Islam, Mike memilih nama baru, yakni Omar Sayeed Ibn Mac.

Baca Juga: Jadi Aktor Lagi, Ridwan Kamil Bakal Main Sinetron Religi Ramadan

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)