LANGIT7.ID - , Jakarta - Setiap
rumah tangga tentunya pernah mengalami masalah atau konflik. Sejatinya konflik kecil dalam keluarga adalah hal yang lumrah atau biasa terjadi.
Setiap pasangan atau anggota keluarga tentu mempunyai pendapat yang berbeda. Perbedaan inilah yang kemudian menjadi salah satu penyebab hadirnya konflik dalam rumah tangga.
Namun, bila konflik rumah tangga tidak diselesaikan dengan cepat memicu masalah menjadi besar hingga muncul pertikaian. Terkadang pertikaian ini dibarengi dengan tindak kekerasan.
Baca juga: 7 Gaya Hidup Sederhana dan Rendah Hati Rasulullah SAWSebagai umat Muslim sudah sepatutnya meneladasi sifat dan
sikap Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk berumah tangga.
Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai suami yang
romantis pada istrinya. Ade Saroni menuliskannya dalam buku Badai Bahtera Rumah Tangga & Solusinya-Catatan Harian Sang Penghulu (2022).
Menurut riwayat dari berbagai sumber, Rasulullah mempunya cara untuk menciptakan suasana romantis dan harmonis dalam rumah tangganya.
1. Sering mencium istri
Salah satu cara menjalin keharmonisan dalam keluarga, Rasulullah sering mencium sang istri. Dari Hafsah, putri Umar RA sesungguhnya Rasulullah SAW biasa mencium istrinya sekalipun sedang puasa (HR. Ahmad).
2. Mandi bersama istri
Cara lain untuk menjalin keharmonisan adalah Rasulullah sempatkan mandiri bersama dengan istrinya.
Siti Aisyah RA berkata: "Aku mandi bersama Rasulullah dari satu bejana. Kemudian Rasulullah mendahuluikui sampai aku berkata, 'Tinggalkan untukku. Tinggalkan untukku" (HR Muslim).
Baca juga: Kedudukan Guru dalam Islam, Bukan Hanya Pengajar tapi Pewaris Nabi
3. Tidur satu selimut
Nabi Muhammad SAW memberikan contoh lain berperilaku romantis terhadap istri dengan tidur bersama dalam satu selimut. Selain memberi kehangatan, tidur dalam satu selimut juga membuat hati lebih damai dan tenteram.
Dikisahkan oleh Siti Aisyah RA, ketika Nabi SAW sedang berada dalam satu selimut dengan Aisyah, tiba-tiba Aisyah bangun, kemudian Nabi SAW bertanya, "Mengapa engkau bangkit?" Aisyah menjawab "Aku sedang hadi wahai Rasulullah. Kemudian Rasulullah berkata "Kalau begitu pergilah, lalu berkainlah dan dekatlah kembali denganku" Asiyah pun masuk lalu berselimut bersama beliau." (HR Sa'id bin Manshur).
4. Makan dan minum bersama
Contoh lain yang bisa diteladani umat Islam dari perilaku romantis Rasulullah adalah menikmati santapan bersama. Terkadang keduanya makan sepiring berdua, serta minum dari gelas yang sama.
Dari Aisyah RA, berkata: "Saya biasa makan bubur bersama Nabi shallahu alaihi wasallam" (HR Bukhari).
5. Menempelkan Mulut pada bekas makan dan minum istri
Dalam riwayat Sayyidah Aisyah RA, berkata: "Terkadang Rasulullah SAW disuguhkan sebuah wadah (air) kepadanya, kemudian aku minum dari wadah itu sedangkan aku dalam keadaan haid. Lantas Rasulullah SAW mengambil wadah tersebut dan meletakkan mulutnya di bekas tempat minumku. Terkadang aku mengambil tulang (yang ada sedikit dagingnya) kemudian memakan bagian darinya, lantas Rasulullah SAW mengambilnya dan meletakkan mulutnya di bekas mulutku" (HR Ahmad).
Baca juga: Teladan Umat Islam, Rasulullah SAW Mendidik Lewat Perbuatan
6. Suami menyuapi istri
Cara lain agar hubungan suami istri romantis seperti yang dicontohkan Rasulullah yaitu menyuapi istrinya dengan mesra.
Dari Saad bin Abi Waqosh RA berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Dana sesungguhnya jika engkau memberikan nafkah, maka hal itu adalah sedekah hingga suapan yang engkau suapkan ke dalam mulut istrimu." (HR Bukhari dan Muslim).
7. Menyisir rambut
Kemudian, Rasulullah SAW menyisir rambut sang istri sebagai sikap salah satu sikap romantis. Meski terkesan sepele dan sederhana namun perilaku ini cukup berarti untuk membuat hubungan suami istri tetap harmonis.
"Beliau Rasulullah mendekat kepadanya (Aisyah) dan ia ada di kamarnya, lalu ia menyisir beliau, padahal ia sedang haid". (HR Muslim).
8. Membantu pekerjaan rumah tangga
Umumnya orang menganggap pekerjaan rumah tangga harus dilakukan oleh istri. Namun, Rasulullah memberi teladan bahwa seorang suami pun dapat membantu pekerjaan istri di rumah.
Baca juga: Potret Kesederhaan Rasulullah SAW, Pakaian Murah tapi BerwibawaSiti Aisyah pernah ditanya: "Apa yang dilakukan Nabi SAW di rumahnya? Aisyah menjawab: "Beliau ikut membantu melaksanakan pekerjaan keluarganya." (HR Bukhari).
(est)