LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, HM Husni menanggapi jumlah
kuota haji Indonesia pada tahun 2023 yang mendapat 221.000 jemaah. Kendati sudah mendapat kenaikan, jumlah tersebut diharapkan bisa bertambah lagi.
Kuota haji 2023 terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680
jemaah haji khusus. Sedangkan untuk petugas tersedia 4.200 kuota.
Menurut Husni, kuota haji 2023 sudah cukup banyak. Namun, melihat daftar tunggu jemaah haji Indonesia yang mencapai 25 tahun lebih, tentu berharap agar Kerajaan Arab Saudi memberikan kuota yang lebih banyak lagi.
Baca Juga: Pendaftaran Petugas Haji Diperpanjang hingga 20 Januari 2023"Memang ini kuota penuh yang diberikan Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia. Tetapi, mengingat daftar tunggu (jemaah haji) di Indonesia mencapai kurang lebih 25 tahun, diharapkan ada pertimbangan khusus untuk Indonesia agar kuota jemaah haji ditambah," kata Husni dalam keterangannya, dikutip Selasa (17/1/2023).
Husni menilai ada banyak peluang agar kuota jemaah haji Indonesia bisa bertambah. Misalnya, kuota jemaah haji yang ada di Eropa bisa dialihkan ke Indonesia.
"Daftar tunggu jemaah haji di Eropa sekitar 5 hingga 6 tahun, sedangkan di Indonesia mencapai 25 tahun, bahkan di Makasar hingga 45 tahun. Tentu ini lama sekali," ujarnya.
Baca Juga: Jelang Musim Haji, Kemenag Siapkan Petugas Pendamping LansiaDi sisi lain, Politikus Partai Gerindra itu juga berharap Ongkos Naik Haji (ONH) tahun 2023 juga bisa berkurang. Terlebih, harga minyak dunia saat ini sudah mulai menurun.
Lebih lanjut, Husni berpesan kepada jemaah haji yang berangkat tahun ini agar mempersiapkan diri dengan baik. Hal ini dikarenakan haji merupakan ibadah yang memerlukan fisik yang baik.
"Cuaca di Arab Saudi pada musim haji ini juga diprediksi akan baik. Artinya, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Saya berharap para jemaah bisa menjalankan ibadah dengan baik dan khusyuk," tuturnya.
Baca Juga:
Kuota Haji Naik, DPR Minta Pemerintah Beri Pelayanan Terbaik
Kemenag Tetapkan Tak Ada Batasan Usia Jemaah Haji 2023(gar)