LANGIT7.ID - , Jakarta - Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ir Nuruzzaman, mengatakan Indonesia dengan mayoritas penduduk Islam, maka harus bergerak untuk membangun
kawasan industri halal. Nurzzaman melanjutkan, kawasan industri halal tersebut itu nantinya akan membantu keberlanjutan hidup masyarakat pemilik usaha mikro kecil dan menengah (
UMKM).
Baca juga: Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Syafi’i Antonio Ingin Fokus Kawal Industri Halal“Akan tetapi persoalan krusial pada saat ini adalah masyarakat atau umatnya masih terbelah dalam membangun kekuatan ekonomi,” kata Nurzzaman.
Seperti firman Allah SWT dalam
surat Al-Baqarah ayat 261:
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Artinya: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Mahamengetahui”.
Menurut Nurzzaman, ayat tersebut berisi perintah Allah Ta'ala agar umat manusia bersedekah.
"Selain itu kita harus kolaborasi dan tolong menolong demi menguatkan kebangkitan umat,” kata dia yang optimistis jika ini bisa diselesaikan maka umat akan maju.
Baca juga: PP Muhammadiyah Diminta Berperan di Pertanian dan Industri Halal Nuruzzaman kemudian memberikan 3 solusi untuk menyelesaikan persoalan ekonomi krusial saat ini.
Pertama, masyarakat atau umat harus sepakat dan sepaham akan edukasi ekonomi syariah yang komprehensif.
“Jadi bukan sekadar bisnis moneter saja, melainkan harus dilakukan pencerahan, dan masjid bisa menjadi titik cerahnya,” ujar Nurzzaman dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (21/1/2023).
Kedua, perlu adanya perbaikan akhlak pada seluruh identitas ekonomi di Indonesia, baik itu UMKM maupun perusahaan besar.
“Saya kira menteri BUMN, harus punya tagline tentang akhlak yang harus didalami serta harus dieksekusi, agar nantinya UMKM ini bisa menjadi kuat,” saran Nurzzaman.
Ketiga, mengoptimalkan kedaulatan pangan, energi, dan marwah ummat atau ditagline “The Nation Food, Energy, Enviroment, Dignity” (FEED).
Baca juga: Mimpi Wujudkan Indonesia Pusat Industri Halal Lewat Fesyen Berkelanjutan“FEED ini akan kita adakan kerja sama dengan ormas-ormas keislaman lainnya,” tutupnya.
(est)