LANGIT7.ID, Jakarta -
Kementerian Agama (Kemenag) memberikan akses bagi ratusan ribu guru madrasah untuk dapat mengakses Platform Merdeka Mengajar (PMM). Akses ini diberikan dalam bentuk distribusi email dengan domain @madrasah.kemenag.go.id.
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain mengatakan, distribusi akses ini menjadi bagian upaya akselerasi peningkatan pemahaman guru atas paradigma Merdeka Mengajar sebagai fondasi dalam menerapkan
kurikulum merdeka.
"Pada tahap awal, kami siapkan 350.000 email dengan domain @madrasah.kemenag.go.id untuk guru
madrasah. Sudah diterbitkan surat edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam tertanggal 16 Februari 2023 perihal distribusi akun email ini," ujar M Zain dilansir dari laman Kemenag, Senin (20/2/2023).
Baca Juga: Kemenag Kembangkan Kurikulum Madrasah Digital EntrepreneurshipDalam hal ini, M Zain mengklaim pihaknya sudah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Adapun guru madrasah dengan identitas email yang menggunakan domain
kemenag.go.id dapat mengakses Platform Merdeka Mengajar yang disediakan Kemendikbudristek.
Selain itu, M Zain menuturkan, salah satu fokus program Direktorat GTK Madrasah adalah implementasi Kurikulum Merdeka. Untuk itu, Zain meminta para pendidik madrasah lebih cepat beradaptasi dengan setiap perkembangan.
"Guru harus memiliki pemahaman yang komprehensif tentang paradigma baru ini. Perlu gerakan yang massif dan dilakukan dengan cara yang merdeka," tambahnya.
Kepala Subdit Bina GTK MA/MAK, Anis Masykhur menambahkan, akun email didistribusikan melalui SIMPATIKA kepada 350.000 madrasah yang sudah terdata. Daftar madrasah bisa dilihat melalui
https://bit.ly/data_madrasah01.
Baca Juga: Implementasi Kurikulum Merdeka: Beri Keleluasaan Guru dan Siswa Madrasah BerkreasiMenurut Anis selaku leading sector program peningkatan keprofesian berkelanjutan (PKB--Guru), hanya Kepala Madrasah yang dapat mengakses
https://akun.madrasahebat.id/. Setelah itu, dia dapat mendistribusikan akun email kepada para guru yang ada di lembaganya.
"Para pendidik dianjurkan juga untuk memanfaatkan akun tersebut dalam rangka men-
support pengakraban terhadap teknologi informasi," tutur Anis.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam juga menyediakan portal Kurikulum Merdeka untuk mata pelajaran agama pada link
https://cendikia.kemenag.go.id/publik/kategori/1/39/68.
Ditjen Pendidikan Islam masih memproses penyelesaian 800 ribuan akun guru lainnya agar dapat mengakses PMM dan platform lainnya. Dengan platform tersebut, akselerasi pemahaman merdeka belajar betul-betul dapat diakselerasi.
Baca Juga:
Menag Minta Dana Pengembangan Madrasah Dikelola Profesional
Berawal dari Pesantren, Madrasah Jadi Antitesis Sekolah Modern ala Penjajah(gar)