Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 06 Agustus 2026
home global news detail berita

Muhammadiyah Siap Terlibat di Industri Tambang Namun dengan Syarat

nabil Sabtu, 08 Juni 2024 - 18:25 WIB
Muhammadiyah Siap Terlibat di Industri Tambang Namun dengan Syarat


LANGIT7.ID-, Jakarta- - Wakil Ketua Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah, Mukhaer Pakkanna, menyampaikan kesiapan salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia itu untuk terlibat dalam industri pertambangan. Namun, keterlibatan Muhammadiyah ini disertai sejumlah syarat dan pertimbangan.

Menanggapi kritik atas rencana pemberian konsesi tambang ke ormas seperti Muhammadiyah, yang bisnisnya dianggap 'hitam', Mukhaer menegaskan bahwa tanggung jawab moral Muhammadiyah adalah turut memperbaiki bangsa dengan terlibat, bukan sekadar berkutat di ranah teoritis.

"Memang bisnis tambang ini dunia yang sangat hitam. Bukan lagi apa ini, sangat hitam ya. Dari hulu, hilir, dan ke pasar. Tetapi bukan berarti kami mundur," kata Mukhaer.

Baca Juga: Muhammadiyah Belum Putuskan Sikap Terkait Izin Tambang untuk Ormas Keagamaan

Jika Muhammadiyah akhirnya terlibat dalam bisnis pertambangan, organisasi keagamaan ini memprioritaskan pembentukan koperasi untuk mengakomodir banyak anggota. Mukhaer menegaskan pentingnya tidak memandang sebelah mata koperasi dalam menopang perekonomian masyarakat.

"Kalaupun misalnya kita masuk atau Muhammadiyah masuk ya, itu pertama, itu kita akan kedepankan koperasi. Karena koperasi akan meng-cover banyak anggota. Jadi kita tidak boleh memandang secara pejoratif koperasi itu," ujarnya.

Selain koperasi, Muhammadiyah juga berencana membentuk badan usaha milik Muhammadiyah yang menguasai lebih dari 50% saham di perusahaan pertambangan yang diakuisisi.

Lebih lanjut, Mukhaer menyatakan bahwa Muhammadiyah tidak serta-merta menerima 6 lokasi penunjukan yang ditawarkan pemerintah. Muhammadiyah memiliki ahli tambang yang sudah meneliti beberapa lokasi dengan tingkat kerusakan lingkungan dan potensi mudaratnya lebih rendah.

"Kita tidak semata menerima 6 lokasi penunjukan itu ya. Kita juga punya ahli-ahli tambang, itu sudah melirik beberapa lokasi yang tingkat propamisnya, tadi juga tingkat mudaratnya yang lebih rendah," papar Mukhaer.

Sikap kritis ini disampaikan Mukhaer setelah sebelumnya mendapat masukan dari suara-suara kritis terkait rencana Muhammadiyah terjun ke bisnis tambang. Mukhaer berterima kasih atas masukan tersebut dan menegaskan Muhammadiyah terus mengakomodasinya dalam perencanaan.

"Ya, terima kasih. Masukan terutama dari suara-suara kritis ya. Ini luar biasa. Tadi kami akan akomodasi," pungkasnya.

Baca Juga: Polemik Konsesi Tambang untuk Ormas: Bahaya Melanggar Konstitusi dan Terseret Bisnis Hitam

Baca Juga: Polemik Pemberian Konsesi Tambang kepada Ormas Keagamaan, Akademisi Tawarkan Alternatif Profitability Index

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 06 Agustus 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan