LANGIT7.ID, Jakarta -
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerangkan vaksinasi memiliki kaitan erat dengan berkurangnya risiko kematian akibat infeksi virus SARS-Cov-2 (Covid-19). Hal tersebut sejalan dengan data kematian di rumah sakit, yakni 94 persen pasien meninggal belum menerima vaksinasi.
Studi terakhir dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan juga menunjukkan, vaksin mampu mengurangi risiko terinfeksi dirawat, hingga risiko kematian pada 71.455 tenaga kesehatan di Jakarta selama periode Januari-Juni 2021. Studi tersebut menunjukkan 5 persen tenaga kesehatan yang divaksinasi lengkap terinfeksi
Covid-19 pada April-Juni 2021, sedangkan pada Januari-Maret 2021 hanya 0,98 persen yang terinfeksi.
Baca Juga: Cegah Covid-19 Varian Mu, Indonesia Perketat Pengawasan Pintu Masuk"Vaksinasi menjadi sangat penting karena data dari angka kematian di rumah sakit adalah 94 persen yang meninggal belum menerima vaksinasi," kata Wakil Menteri Kesehatan
Dante Saksono melalui siaran pers, Rabu (8/9/2021).
Meski demikian, jumlah tenaga kesehatan yang telah divaksinasi lengkap dan harus dirawat hanya berjumlah 0,17 persen. Sedangkan yang belum divaksinasi dan harus dirawat sebanyak 0,35 persen. Selain itu, jumlah tenaga kesehatan yang meninggal akibat Covid-19 ketika belum divaksinasi juga lebih tinggi dibandingkan yang sudah menerima dua dosis.
Kementerian Kesehatan mencatat proporsi kasus meninggal pada
tenaga kesehatan yang belum divaksinasi dan yang sudah menerima satu dosis
vaksin berjumlah 0,03 persen. Sedangkan proporsi kematian pada kelompok tenaga kesehatan yang telah divaksinasi dua dosis lebih kecil yakni 0,001 persen pada Januari-Maret 2021 dan 0,01 persen pada April-Juni 2021.
Baca Juga: Pemerintah Kejar Vaksinasi Covid-19 di Pondok PesantrenPemerintah sejauh ini melaporkan lebih dari 136.000 kasus kematian akibat Covid-19. Terjadi peningkatnya jumlah kasus pada Juli-Agustus 2021 akibat penyebaran
varian Delta.
Menurut Dante, pemerintah menargetkan menyuntikkan 2,3 juta dosis vaksin per hari demi mempercepat target kekebalan komunitas (herd immunity). Data Kementerian Kesehatan hingga Selasa menunjukkan baru 18,81 persen atau 39,1 juta penduduk Indonesia yang telah menerima vaksinasi lengkap dari total target sebanyak 208,26 juta orang. (Sumber:
Anadolu Agency)
Baca Juga:
Indonesia-China Sepakat Gunakan Yuan Saat Jual-Beli
Ini 5 Rahasia Film Laris Ditonton ala Sutradara Anggy Umbara(asf)