LANGIT7.ID, Jakarta - Forum Lintas Alumni Penerbangan (FLAP) SMKN 29 Jakarta menggelar vaksinasi Covid-19 dan donor darah pada Sabtu kemarin. Kegiatan vaksinasi juga dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.
Bekerja sama dengan Pusdokkes Mabes Polri dan PMI UTD Jakarta Selatan, vaksinasi Covid-19 dan donor darah menarget warga sekolah dan lingkungan sekitar. FLAP ingin gara kekebalan kelompok, terutama di lingkungan yang rentan bisa segera tercapai.
"Seiring meningkatnya jumlah penderita Covid 19, serta tingginya angka kematian, FLAP berusaha untuk melindungi sekolah, lingkungan dan komunitas serta masyarakat dengan menyelenggarakan vaksinasi, agar kekebalan komunal bisa cepat tercapai, sesuai dengan instruksi pemerintah pusat," kata Ketua FLAP, Sumino.
Baca Juga: Surabaya Super Team, Kumpulan Komunitas untuk Penanganan CovidWakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengapresiasi inisiatif FLAP. "Kegiatan ini adalah kegiatan kita bersama, tanggung jawab kita bersama, maka kami bersyukur, kami berkolaborasi bersama untuk menyelenggarakan vaksin sehingga vaksin di Jakarta Alhamdulillah mencapai angka yang luar biasa," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Wagub menyarankan warga yang hendak mengikuti vaksinasi dosis kedua mendaftarkan ke aplikasi JAKI. Sehingga, mendapatkan vaksin dosis kedua terjamin.
Kegiatan vaksinasi dosis kedua ini sangat penting dalam rangka memperkuat imunitas tubuh, sehingga terbentuk herd immunity masyarakat. Pemprov DKI Jakarta bersama para kolaborator berkomitmen menyediakan sentra-sentra vaksinasi Covid-19 yang tidak hanya terfokus pada penyuntikan dosis pertama, tetapi juga melaksanakan vaksin dosis kedua.
Baca Juga: Dalam Sehari, Empat Tahap Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah AirIa memaparkan, kendala yang terjadi yaitu warga umumnya tidak melakukan pendaftaran lebih dulu untuk mengikuti vaksinasi dosis kedua. Jadi, warga datang ke sentra vaksin tanpa mendaftar, karena dia merasa sudah mendaftar pada waktu dosis pertama.
“Warga datang ke lokasi vaksin dosis pertama sesuai dengan jadwal penyuntikan dosis kedua. Tapi, tetap perlu mendaftar terlebih dahulu," terang Wagub Ariza.
Terkait donor darah, menurut Ariza, hal tersebut juga penting lantaran selama pandemi, donor darah menjadi berkurang. "Jadi kita seluruh warga membantu hadir, ikut donor darah, dan juga menyelenggarakan donor darah. Karena kebutuhannya besar sekali, dalam sehari tidak kurang 1.000 hingga 1.500 kantong," terangnya.
Vaksinasi yang diselenggarakan FLAP mencapai target 500 dosis dengan memakai vaksin Sinovac, dan 30 orang untuk kegiatan donor darah. Adapun yang mengikuti vaksin antara lain masyarakat sekitar, keluarga alumni, serta taruna dan taruni.
Baca Juga: Klaim Vaksin Pertama Kali Ditemukan di Era Turki Utsmani, Begini Kisahnya(jqf)