LANGIT7.ID-, Jakarta- - Raja Charles III bersiap menyambut kedatangan Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris. Kepala Negara bertolak menuju London setelah menuntaskan rangkaian agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Rio de Janeiro, Brasil.
Mengenakan kemeja putih yang dibalut jas hitam serta topi biru navy, Presiden Prabowo terlihat meninggalkan Bandara Base Aerea do Galeao, Brasil pada Selasa (19/11) pukul 17.30 waktu setempat. Dalam penerbangan menuju Inggris, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Baca juga:
Prabowo Dorong G20 Wujudkan Komitmen Transisi Energi Hijau, Indonesia Siap Sumbang 557 Juta Ton Kredit Karbon"Nanti pulang dari sini, saya akan ke Inggris untuk bertemu bicara masalah ekonomi juga, kemungkinan-kemungkinan kita bisa narik investasi," ucap Presiden Prabowo Subianto, dikutip Rabu (20/11/2024).
Pertemuan bersejarah dengan Raja Charles III menjadi sorotan utama kunjungan Presiden ke Inggris. Selain audiensi dengan Raja Inggris, agenda Presiden juga mencakup pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Keir Starmer untuk membahas peningkatan kerja sama ekonomi kedua negara.
Baca juga:
Presiden Prabowo dan PM Modi Perkuat Kerja Sama Bilateral Indonesia-India, Bahas Kesehatan Hingga PerdaganganKunjungan ke Inggris ini menjadi kelanjutan dari rangkaian aktivitas diplomatik Presiden Prabowo di KTT G20 Brasil. Selama dua hari di Rio de Janeiro, Presiden telah melakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan pemimpin dunia, termasuk dialog khusus dengan Sekjen PBB Antonio Gutteres.
Duta Besar RI untuk Brasil, Edi Yusup, dan Atase Pertahanan KBRI Brasilia, Kolonel Infanteri Rizal Ashwam Amanda turut melepas keberangkatan Presiden dari Base Aerea de Gaelon. Sebelum bertolak ke Inggris, Presiden sempat menghadiri sejumlah pertemuan penting dengan para pemimpin negara G20.
Baca juga:
Presiden Prabowo Bicara Blak-blakan Soal Kemiskinan dan Kelaparan di KTT G20, Begini Komitmen Indonesia!Deretan pertemuan strategis yang telah dijalani Presiden di Brasil mencakup dialog bilateral dengan Presiden Tanzania Samia Suluhu Hasan, Perdana Menteri India Narendra Modi, dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Forum MIKTA yang beranggotakan Meksiko, Indonesia, Republik Korea, Turki, dan Australia juga menjadi bagian dari agenda padat kunjungan kenegaraan ini.
Sebelum meninggalkan Brasil, Presiden juga sempat menghadiri Indonesia-Brasil Business Forum dan mengunjungi agenda KTT G20 di Museo de Arte Moderna. Kunjungan ke Inggris ini dinilai akan semakin memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam menjalin hubungan bilateral dengan Inggris.
(lam)