Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home masjid detail berita

Kolom Hikmah Petunjuk-Nya: Kisah Haru di Tanah Suci, Wartawan Senior Susi Ivvaty Ungkap Pengalaman Spiritual Mendampingi Nenek Ibadah Haji

tim langit 7 Rabu, 19 Maret 2025 - 12:15 WIB
Kolom Hikmah Petunjuk-Nya: Kisah Haru di Tanah Suci, Wartawan Senior Susi Ivvaty Ungkap Pengalaman Spiritual Mendampingi Nenek Ibadah Haji
wartawan senior Susi Ivvaty dalam acara PT Djarum. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID-Ibadah haji merupakan momen sakral bagi setiap muslim, namun perjalanan spiritual ini kerap menyimpan cerita cerita penuh makna yang ketika direnungkan benar benar di luar kemampuan nalar manusia.

Seperti pengalaman wartawan senior Susi Ivvaty yang harus mendampingi neneknya menunaikan rukun Islam kelima tersebut dalam kondisi yang tak mudah.

Baca juga: Kolom Hikmah Petunjuk-Nya: Maman Suherman Menemukan Kebahagiaan dari Ketulusan Masyarakat Pesisir Mandar

"Peristiwa tahun 1998, waktu itu saya masih mahasiswa dan diminta orang tua untuk menemani nenek saya naik haji," ungkap Susi dalam acara Hikmah Petunjuk-Nya, Buka Bersama PT Djarum dengan media, di Hotel Indonesia Kempinski, dikutip Rabu (19/3/2025).

Saat itu, Susi mengaku sempat memprotes keputusan penunjukan dirinya mendampingi neneknya beribadah haji.

Baca juga: Kolom Hikmah Petunjuk-Nya: Mengenali Isyarat Allah dalam Kehidupan Sehari-hari

Namun orang tuanya menegaskan bahwa kini giliran dia yang bertanggung jawab mendampingi sang nenek.

Tantangan terbesar dalam perjalanan tersebut adalah kondisi fisik sang nenek yang kurang ideal untuk menjalani ritual ibadah haji. Dengan berat 120 kg dan kondisi kesehatan yang tidak prima, nenek Susi tetap bersikeras untuk berangkat tanpa menggunakan jasa badal (pengganti), meski hal tersebut diperbolehkan dalam Islam.

Baca juga: Kolom Hikmah Petunjuk-Nya: Manfaatkan Pagi Untuk Raih Berkah Yang Tak Terbatas

"Nenek tidak mau dibadal atau tidak mau diganti, padahal itu kan sah dalam Islam untuk kondisi yang sudah tidak sehat atau renta," jelas Susi. Fenomena ini, menurut Susi, merupakan kebiasaan umum di kalangan masyarakat Indonesia yang berprinsip "mau apapun keadaannya, tetap ngotot mau berangkat haji, kalau bisa meninggal di sana (di tanah Arab)."

Pengalaman Susi ini sejalan dengan tema yang diangkat PT Djarum dalam menyambut bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri tahun ini, yakni "Hikmah Petunjuk-Nya". Tema tersebut mengingatkan kita sebagai manusia yang seringkali berdoa dan memohon petunjuk-Nya, namun terkadang belum membuka hati untuk menerima petunjuk-Nya tersebut. Padahal mungkin jawaban dan petunjuk-Nya sudah ada di depan kita.

Baca juga: Kolom Hikmah Petunjuk-Nya: Sahur, Momen Istimewa Menyambut Berkah Ramadhan

Kisah Hajjah Susi menjadi contoh nyata bagaimana petunjuk Allah datang dalam bentuk pertolongan yang tak terduga. Di tengah kesulitan menjalankan thawaf dan sai dengan kondisi nenek yang tidak memungkinkan, pertolongan tiba tiba datang dari sosok yang tak disangka. Sosok itu muncul dari ratusan atau ribuan orang yang, sebutlah sosok itu si Imam yang secara sukarela membantu Nenek dalam menjalankan ibadah tawaf maupun sai. "Kok ya ada si Imam di situ. Itu bener-bener hikmah yang tak pernah terbayangkan dalam pikiran sebelumnya," kenang Susi dengan penuh rasa syukur atas pengalaman spiritualnya.

Berkat bantuan si imam tersebut, Susi akhirnya berhasil mendorong neneknya menyelesaikan ritual syai dan thawaf hingga tuntas, sesuatu yang tampak hampir mustahil sebelumnya mengingat kondisi fisik sang nenek.

Baca juga: Kolom Hikmah Petunjuk-Nya: Tolong Menolong Itu Bukan Sekadar Memberi Bantuan, Tetapi Ada Makna Yang Sangat Menyentuh Diri Manusia

Pengalaman spiritual ini menjadi salah satu momen tak terlupakan dalam hidup Susi, mengingatkan bahwa di balik setiap ujian selalu ada hikmah dan pertolongan yang datang dari arah yang tak disangka-sangka.

Refleksi semacam inilah yang mendasari PT Djarum melalui Handojo selaku General Manager Corporate Communications untuk memilih tema "Hikmah Petunjuk-Nya" sebagai pesan kebaikan yang disampaikan melalui tayangan TV tahun ini. Tema ini lahir dari pemahaman bahwa bulan Ramadan adalah waktu untuk introspeksi, atau melihat ke dalam diri untuk mengasah batin dan pikiran agar peka dengan petunjuk-Nya.

Kesibukan dan rutinitas sering membuat kita lupa bahwa petunjuk-Nya hadir melalui berbagai kejadian atau bisikan sanubari, seperti yang dialami Susi di Tanah Suci. Di tengah kehidupan yang serba cepat, momen Ramadan menjadi pengingat untuk lebih peka terhadap petunjuk yang mungkin telah hadir dalam kehidupan sehari-hari. Pesan mendalam ini disampaikan PT Djarum sebagai kontribusi positif di bulan yang penuh rahmat.(*)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)