LANGIT7.Id, Jakarta - - Menguap adalah aktivitas alamiah yang hampir dirasakan oleh semua orang. Menguap terkadang identik dengan rasa kantuk, namun tidak melulu juga demikian, menguap kadang dilakukan secara spontan tanpa ada rasa atau sesuatu yang melatarbelakanginya.
Melansir Huffingtonpost Australia, menguap karena mengantuk bukan satu-satunya hal yang dapat ditarik kesimpulan. Bahkan para peneliti hingga kini masih belum mengetahui alasan pasti mengapa seseorang menguap. Kebiasaan aneh ini diduga tidak hanya berkaitan dengan hal-hal biologis tetapi juga aspek sosial dan psikologis manusia.
Baca juga:
Memaknai Doa Seorang Ibu yang Dapat Menembus Bumi dan LangitSecara alami, menguap bukan masalah yang serius, namun menguap karena alasan biologis bisa mencirikan seseorang sedang mengalami gangguan kesehatan. Jika terus menerus, menurut penelitian mengindikasikan masalah jantung, bahkan pada kasus berbeda menguap mungkin gejala dari masalah yang menyerang otak.
Dalam konteks hari ini, jika tidak menggunakan masker dan tidak menutup mulut saat menguap bisa berpotensi menjadi penyebaran Covid-19. Dalam hal ini, Rasulullah telah memberikan panduan agar setiap orang yang menguap menutup dengan tangannya.
Sebagaimana Imam Muslim meriwayatkan, dari Abu Sa’id radhiyallahu anhu bahwasanya Nabi pernah bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian menguap, maka hendaknya ia menutup mulutnya dengan tangannya, karena syaitan berusaha untuk masuk melaluinya.” (HR. Muslim nomor 2995).
Baca juga:
Nabi SAW Anjurkan Tutup Wadah Makanan Minuman meski Gunakan Sepotong RantingSejatinya, penghalangan terhadap menguap dapat dilakukan langsung dengan mulut, yaitu dengan mencegahnya agar tidak terbuka lebar, atau dengan merapatkan gigi dengan bibir untuk menekannya agar tidak terbuka. Bisa juga dengan menutup mulutnya menggunakan tangan, atau dengan cara lain yang sejenis.
Dalam hadits lain yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya Allah menyukai orang yang bersin tetapi tidak menyukai orang yang menguap. Maka apabila ada yang bersin lalu mengucapkan hamdalah, hendaknya bagi setiap muslim yang mendengarnya untuk mendoakannya. Sedangkan menguap itu asalnya dari syaitan, maka tolaklah sebisa mungkin, sebab jika sampai ia mengeluarkan suara ‘haah’, maka syaitan akan menertawainya.” (HR. Bukhari nomor 2663).
Sahabat LANGIT7, selain menghindari dari berbagai potensi penyakit, menutup mulut saat menguap juga merupakan salah satu sunnah Rasulullah yang dapat kita lakukan. Semoga dengan mengamalkan ini, kita menjadi bagian dari umat Rasulullah yang menghidupkan sunnah-sunnahnya.
Baca juga:
5 Kebiasaan Rasul sebelum Tidur, Ternyata Banyak Manfaatnya(asf)