LANGIT7.ID-, - Pihak berwenang Saudi menangkap lima ekspatriat di Khamis Mushayt, wilayah Asir, yang menjual jasa
haji palsu.
Kelompok penipu tersebut, yang terdiri dari empat warga negara
Bangladesh dan satu warga negara
Sudan, dirujuk ke Kejaksaan Umum setelah prosedur hukum selesai.
Baca juga: Kisah Asma Tanjung, Tukang Sate Naik Haji Setelah Menabung 55 TahunSeperti dilansir Saudi Gazette, Rabu (6/5/2025), kelompok yang beranggotakan lima orang itu ditemukan terlibat dalam pemasangan iklan kampanye haji yang menyesatkan di
media sosial.
Iklan tersebut mengklaim dapat menyediakan tempat tinggal dan transportasi bagi para jamaah di tempat-tempat suci di
Mekkah.
Keamanan Publik mengimbau warga negara dan ekspatriat untuk mematuhi peraturan dan instruksi haji, serta melaporkan pelanggaran apa pun dengan menghubungi nomor 911 di wilayah Mekkah, Riyadh, dan Provinsi Timur serta nomor 999 di wilayah Kerajaan lainnya.
Sebelumnya pada pekan lalu, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi telah menangkap empat warga negara China yang memasang iklan haji ilegal.
Lewat unggahan di akun resmi X, kementerian mengonfirmasi bahwa patroli keamanan di Mekkah telah menangkap orang-orang tersebut karena menerbitkan iklan palsu yang mengklaim menawarkan layanan perumahan dan transportasi bagi para peziarah di tempat-tempat suci tersebut.
Baca juga: PKB Dukung Penuh Gagasan Presiden Prabowo Bangun Kampung Haji di MekkahPara tersangka diduga menggunakan platform media sosial untuk mempromosikan kampanye yang tidak sah tersebut, dengan memikat calon peziarah dengan janji-janji palsu selama salah satu acara keagamaan yang diatur dengan sangat ketat di negara tersebut.
"Mereka ditangkap, tindakan hukum diambil terhadap mereka, dan mereka dirujuk ke Kejaksaan Umum," kata pernyataan kementerian tersebut, dikutip dari Morocco World News.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, pihak berwenang mengunggah foto-foto buram yang memperlihatkan para tahanan dari belakang.
(est)