Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 26 Mei 2026
home global news detail berita

Kesaksian Dokter AS Lihat Kekejian Tentara Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak di Gaza

esti setiyowati Senin, 14 Juli 2025 - 07:00 WIB
Kesaksian Dokter AS Lihat Kekejian Tentara Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak di Gaza
Dokter AS, Mark Perlmutter menyaksikan kekejian Israel pada anak-anak di Gaza selama ia bertugas di wilayah tersebut. Foto: tangkapan layar.
LANGIT7.ID-, - Seorang dokter dari Amerika Serikat (AS), mengungkapkan kekejaman pasukan Israel di Palestina.

Dalam wawancaranya dengan CBS News, Mark Perlmutter, sukarelawan medis di Gaza mengatakan segala bencana di dunia tak sebanding dengan pembantaian Israel pada warga sipil Palestina.

Baca juga: Kanselir Jerman Kecam Serangan Israel di Gaza: Bukan Lagi Perang Lawan Hamas

“Semua bencana yang pernah saya lihat digabungkan, 40 perjalanan misi, 30 tahun, ground zero [9/11], gempa bumi, semua gabungan itu tidak sebanding dengan tingkat pembantaian yang saya saksikan terhadap warga sipil hanya dalam minggu pertama saya di Gaza," kata Perlmutter pada CBS News, dilihat Ahad (13/7/2025).

Perlmutter menceritakan pengalamannya merawat korban terbakar, tercabik, yang sebagian besar adalah anak-anak. Bahkan, tambah Perlmutter, banyak korban anak-anak yang sengaja ditarget di bagian dada dan kepala oleh penembak jitu Israel.

“Hampir seluruhnya adalah anak-anak. Saya belum pernah melihat itu sebelumnya. Saya telah melihat lebih banyak anak yang terbakar dibandingkan yang pernah saya lihat sepanjang hidup saya. Saya telah melihat lebih banyak anak yang tercabik-cabik hanya dalam minggu pertama.” terangnya.

Ia menjelaskan secara gamblang bahwa korban anak-anak yang tercabik-cabik sebagian besar dikarenakan bagian tubuhnya yang hilang dan tertimpa bangunan.

Baca juga: Serangan Udara Israel di Gaza Picu Korban Jiwa, Termasuk Anak-anak

"Atau ledakan bom, mayoritas terbesar berikutnya. Kami telah mengambil pecahan peluru sebesar ibu jari saya dari anak berusia 8 tahun.”

Lebih lanjut, Perlmutter menegaskan bahwa banyak dari korban anak-anak tersebut terbunuh oleh tembakan yang akurat dan disengaja oleh penembak jitu ‘Israel’.

“Dan kemudian ada peluru penembak jitu. Saya punya pasien anak yang ditembak dua kali,” katanya.

Pernyataan Perlmutter yang menggambarkan kekejian Israel pada anak-anak di Gaza membuat terkejut jurnalis CBS dengan bertanya, "maksud Anda anak-anak di Gaza ditembak oleh penembak jitu?”

“Sudah pasti. Saya mempunyai dua (pasien) anak yang ditembak dengan sangat sempurna di dada sehingga saya tidak dapat menempelkan stetoskop saya ke jantung mereka dengan lebih akurat, dan tembakan langsung di sisi kepala pada anak yang sama," tegas Perlmutter menekankan pernyataannya.

"Tidak ada balita yang tertembak dua kali secara tidak sengaja oleh penembak jitu terbaik dunia. Itu adalah tembakan tepat sasaran.”

Baca juga: Hamas Rilis Video Baru Sandera Israel di Gaza, Pesan Menyayat Hati untuk Pemerintah

Perlmutter adalah relawan yang bekerja dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lewat Palestinian American Medical Association (Asosiasi Medis Amerika Palestina).

Ia menceritakan operasi pada Juri, gadis kecil yang terluka akibat pengeboman Israel.

“Gadis kecil yang cantik dan lemah lembut ini kehilangan dua inci tulang paha kirinya serta sebagian besar otot dan kulit di bagian belakang pahanya. Kedua bokongnya terkupas, mengiris daging begitu dalam hingga tulang paling bawah di panggulnya terlihat. Saat kami menjelajahi topografi kekejaman ini, belatung berjatuhan di meja ruang operasi.” kata Perlmutter pada Politico dalam wawancara terpisah.

Secara mengejutkan, Perlmutter mengungkapkan jumlah korban anak-anak yang ditembak di kepala oleh penembak jitu Israel.

Ia menyaksikan, kebanyakan korban adalah usia praremaja yang ditembak di kepala.

"Mereka akan mati secara perlahan, lantas digantikan oleh korban-korban baru yang juga tertembak di kepala, dan juga mati perlahan.”

Baca juga: Bukti Genosida Israel di Gaza Terungkap Melalui Kedok Zona Aman

Situasi di Gaza, kata Perlmutter, sangat buruk hingga yakin tidak ada yang siap menghadapi kondisi yang ia lihat.

“Populasi yang kekurangan gizi, saluran pembuangan limbah terbuka—semua itu sudah tidak asing lagi bagi kami sebagai dokter veteran di zona perang," katanya.

Kondisi itu diperparah dengan populasi penduduk yang sangat padat, banyak anak-anak yang cacat parah dan diamputasi, bau bahan peledak dan mesiu hingga ledakan yang terus menerus mengguncang wilayah tersebut.

"Tidak mengherankan jika UNICEF mendeklarasikan Jalur Gaza sebagai “tempat paling berbahaya di dunia bagi anak-anak.” ungkap Perlmutter.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 26 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)