Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home masjid detail berita

Mufti Agung Mesir Larang AI Jadi Rujukan Tunggal Tafsir Al-Qur'an

esti setiyowati Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:39 WIB
Mufti Agung Mesir Larang AI Jadi Rujukan Tunggal Tafsir Al-Qur'an
Mufti Agung Mesir Larang AI Jadi Rujukan Tunggal Tafsir Al-Quran. Foto: Ist.
LANGIT7.ID-, - Mufti Agung Mesir, Dr. Nazir Ayyad, memperingatkan umat Islam agar tidak menjadikan aplikasi kecerdasan buatan (AI) sebagai rujukan tunggal dalam menafsirkan Al-Qur'an.

Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan secara syariat karena berisiko menghasilkan interpretasi yang keliru dari teks suci.

Melansir Gulf News, Sabtu (31/1/2026), dalam pernyataan resmi yang dirilis di situs Dar Al Ifta Al Misriyyah, Dr. Ayyad menegaskan bahwa penggunaan AI tanpa panduan ahli untuk menafsirkan Al-Qur'an dilarang menurut hukum Islam.

Baca juga: Ahli Tafsir Terbaik Sepanjang Masa, Ibnu Abbas Giat Pelajari Al Quran

Ia menekankan bahwa penafsiran Al-Qur'an merupakan tanggung jawab serius yang tidak dapat dipisahkan dari fondasi ilmu-ilmu keislaman yang baku.

Mufti Agung menjelaskan bahwa pedoman ini bertujuan untuk melindungi Al-Qur'an dari dugaan dan penafsiran menyimpang, sekaligus mencegah penyebaran makna ayat-ayat suci tanpa dasar ilmiah yang tepat.

Dr Ayyad menegaskan bahwa penafsiran Al-Qur'an tanpa verifikasi ahli berisiko merusak integritas dan kesucian pesan ilahi.

Metodologi Tafsir yang Diakui Ulama

Menurut Dr. Ayyad, penafsiran kitab suci tidak boleh dilepaskan dari standar ilmiah dan perangkat metodologis yang telah dikembangkan secara turun-temurun oleh mufasir dan ahli hukum Islam yang berkualifikasi.

Baca juga: Tafsir Al-Mishbah ke Era Digital: Dalami Makna Al-Qur’an Melalui Aplikasi

Dr Ayyad menambahkan, kerangka kerja ilmiah ini sangat penting untuk menjaga keakuratan dan melindungi Al-Qur'an dari salah tafsir.

Lebih lanjut, Dr Ayyad mendesak umat Muslim untuk merujuk pada kitab-kitab tafsir tepercaya, konsultasi langsung kepada ulama kredibel, atau lembaga keagamaan terakreditasi.

Pendekatan tersebut dinilai penting untuk memastikan pemahaman Al-Qur'an tetap berpijak pada kedalaman ilmu, ketelitian metodologi, serta integritas intelektual.

Dr Ayyad menegaskan bahwa meski teknologi modern dapat membantu proses belajar, ia tidak akan pernah bisa menggantikan kedalaman ilmu manusia saat berinteraksi dengan teks suci.

Baginya, menjaga kesucian firman Allah menuntut kerendahan hati, disiplin ilmiah, serta keterikatan pada transmisi keilmuan otentik yang diwariskan para ulama dari generasi ke generasi.

Baca juga: Quraish Shihab: Corak Tafsir Beda-beda. Jangan Cepat Permasalahkan

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)