LANGIT7.ID, Jakarta - - Aminah Safiq, penasihat kualitas air senior di Birmingham, merancang jilbab APD untuk keselamatan muslimah pekerja di bidang teknik. Ide ini berawal dari pengalaman Aminah yang khawatir jilbabnya tersangkut atau helm tidak pas, saat kunjungan ke lokasi operasional.
Mengacu dari masalah tersebut, Aminah yang bekerja di Seven Trent, memutuskan membuat APD khusus.
“Sebagai bagian dari tugas, saya sering diminta pergi ke banyak lokasi operasional kami. Dan, sebagai seorang wanita Muslim, saya selalu merasa sulit ketika harus menutupi kepala dan tantangan yang muncul,” kata Aminah sepertin dikutip dari BBC.
Baca juga : Maha Ayesh, Muslimah Berhijab Pertama di Kepolisian Illinois Amerika SerikatAminah menambahkan: “Saya tidak ingin pilihan saya untuk berhijab membuat saya merasa tidak aman atau nyaman. jadi dengan dukungan penuh dari Severn Trent, saya ingin mengubahnya dan merancang jilbab khusus APD pertama kami.”
Aminah mengaku terinspirasi dari rancangan jilbab untuk atlet yang memiliki bahan lebih sedikit dan pas, sehingga cocok dipakai saat menggunakan helm.
Severn Trent mengatakan telah menambahkan jilbab ke katalog APD-nya, dan menyediakan produk tersebut untuk 7.000 lebih tenaga kerja.
Jilbab baru yang “ringan dan bahannya keren” ini nyaman dipakai seharian ini dapat membuka jalan bagi lebih banyak muslimah memulai karir di bidang teknik.
Dr Freeha Azmat, seorang profesor manufaktur di Universitas Warwick, menyambut baik desain terintegrasi tersebut.
Baca juga : Berkat Karateka AS Aprar Hassan, Kini Karateka Muslimah Boleh Berhijab“Umumnya berhijab menggunakan banyak peniti, dengan APD ini menjauhkan hijab darin peniti. Sehingga memberi banyak keuntungan tanpa repot menyesuaikan hijab," kata Azmat.
Nageen Fatima, mahasiswa, mengatakan rancangan hijab tersebut membantun wanita muslim untuk memvisualisasikan diri mereka sendiri. Sehingga tak membatasi pada profesi yang membutuhkan penyesuaian.
(est)