LANGIT7.ID, Jakarta - Sebelum seorang laki-laki memutuskan untuk melamar perempuan, ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan dari perempuan, kriteria yang paling utama menurut Rasulullah yakni agamanya.
Sangat dianjurkan sekali saat akan menghkhitbah seseorang, terlebih dahulu perlu mempertimbangkan kriteria dalam menentukan jodoh. Agar kelak di kemudian hari tidak ada penyesalan dalam pernikahannya.
Rasulullah SAW dalam hadisnya mengatakan ada empat kriteria yang harus dipertimbangkan seseorang dalam menentukan calon pasangan. Hadits tersebut sebagai berikut:
Baca Juga: 7 Aplikasi Perjodohan Online untuk Muslim, Nomor 5 paling Syariعن أبي هريرَةَ رضي الله عنه عن النّبِيِّ صلّى الله عليه وسلّم قالَ تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ لِمَالِهَا، وَلِحَسَبِهَا، وَجَمَالِهَا، وَلِدِينِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ
Artinya: Dari Abu Hurairah radiallahu amhu, Rasulullah Saw bersabda: "Wanita itu dinikahi karena empat hal. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Namun dari empat itu paling utama yang harus jadi perhatian adalah masalah agamanya. Maka perhatikanlah agamanya, kamu akan selamat." (HR. Bukhari Muslim).
Dalam buku "Serial Hadits Nikah 3: Melamar dan Melihat Calon Pasangan", Firman Afandi menerangkan maksud hadits itu menurut Imam Nawawi, bahwa Nabi mengabarkan tentang apa yang menjadi kebiasaan orang-orang dalam urusan pernikahan, di mana mereka memandang dari empat perkara ini, dan menjadikan perkara agama sebagai kriteria terakhir.
Baca Juga: Angelina Sondakh Jemput Kebaikan dengan Jadi Guru NgajiMeski kriteria terakhir, tapi agama menjadi faktor paling penting. "Oleh karena itu pilihlah wanita karena agama yang baik, niscaya akan beruntung," kata Afandi dalam bukunya.
Menurut Afandi, sangat manusiawi memang jika seseorang ingin menikahi perempuan melihat fisiknya terlebih dahulu, karena pada dasarnya manusia menyukai keindahan. Karena itu dianjurkan memilih pasangan yang cantik fisknya.
Baca Juga: Kisah: Wanita Amerika Masuk Islam karena Keramahan Seorang Muslim"Meski demikian, tidak boleh kemudian sisi agama diterlantarkan karena mementingkan rupa dan fisik saja," ujar Afandi.
Baca Juga: Istri Sukses Berkarir, Suami Urus Rumah Tangga, Bagaimana Pandangan Islam? (zhd)