Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Jarang Disadari, 5 Faktor Ini Picu Anak Jadi Tidak Nurut

hasanah syakim Rabu, 22 Desember 2021 - 11:33 WIB
Jarang Disadari, 5 Faktor Ini Picu Anak Jadi Tidak Nurut
Zaskia Adya Mecca dan sang buah hati, Kala Madali Bramantyo. Foto: @zaskiadyamecca/Instagram.
LANGIT7.ID, Jakarta - Mengemban amanah sebagai orang tua untuk mengurus dan mengasuh anak bukanlah hal mudah, kerapkali dalam merawat anak orang tua diuji kesabarannya. Sebelum memutuskan untuk marah, dan menghukum anak, akan lebih baik jika para orang tua mencari tahu terlebih dahulu penyebab anak menjadi tak nurut.

Menangani perilaku buruk pada anak tidak serta merta harus dengan hukuman atau kekerasan, di momen tertentu dalam menghadapi kenakalan anak orang tua bisa saja diatasi dengan sebuah nasihat. Kendati demikian, mengetahui penyebab dalam menghadapi kenakalan juga menjadi penting, hal ini ditujukan agar orang tua lebih mudah dalam mengatasi sikap anak yang nakal.

Berikut lima faktor kemungkinan yang mendorong anak menjadi tak nurut:

1. Mencari Perhatian

Anak-anak akan berperilaku di luar pikiran orang tua guna mendapatkan perhatiannya, anak sangat senang jika mendapatkan perhatian. Keinginan untuk diperhatikan ini terkadang mendorong mereka untuk melakukan berbuat perilaku kurang baik.

Baca Juga: Natta Reza: Menikah Bukan Perkara Cepat Atau Lambat, tapi Tepat

Hal ini biasanya terjadi pada anak yang diabaikan orang tua karena sibuk bekerja, perceraian, atau bahkan karena dijauhi oleh teman-temannya.

2. Belum Bisa Komunikasi dengan Baik

Anak bisa menangis sekencang-kencangnya, berteriak, hingga memukul jika pesan yang hendak disampaikannya belum diterima dengan baik. Cara tersebut dilakukannya agar bisa berkomunikasi.

Belum pandainya anak dalam berkomunikasi menyebabkan anak berperilaku nakal. Saat orang tua yang berada didekatnya tidak mengerti dengan apa yang anak inginkan, anak akan berperilaku demikian.

Baca Juga: Pendidikan Bukan Hanya Monopoli Institusi Sekolah

3. Belum Mengetahui Benar dan Salah

Anak biasanya belum bisa memahami konsep benar dan salah, hal tersebut seringkali dalam melakukan sebuah tindakan anak tidak berpikir panjang. Kondisi tersebut menjadikan anak terihat berperilaku nakal.

4. Capek atau Lapar

Anak berada dalam fase perkembangan pada fungsi otak yang belum sempurna menjadikan ia merasa kesulitan ketika mencari tahu masalah pada dirinya. Dalam kondisi capek atau lapar terkadang anak akan menunjukannya dengan cara yang gelisah serta marah.

Baca Juga: Kemenko PMK: Jangan Takut Sekolahkan Anak ke Pesantren

5. Merasa Tidak Nyaman

Salah satu penyebab anak menjadi nakal yaitu ia merasa tidak nyaman, seperti halnya saat ia berada di tempat baru, mungkin anak akan merasa kesulitan untuk beradaptasi. Kondisi itu akan menyebabkan anak berperilaku buruk, marah, rewel atau mengamuk untuk menunjukan keresahan yang anak rasakan.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)