Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

4 Alasan Islam Memandang Pentingnya Memberi Hadiah

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 04 Januari 2022 - 07:00 WIB
4 Alasan Islam Memandang Pentingnya Memberi Hadiah
Seorang muslimah lansia yang tersenyum saat menerima hadiah. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Hadiah merupakan ungkapan kasih sayang. Bertukar hadiah, tidak peduli dengan siapa merupakan investasi dalam hubungan antara si pemberi dan penerima. Saling memberi hadiah sangat dianjurkan dalam Islam.

Bahkan, dalam beberapa ayat Alquran juga hadits menekankan pentingnya memberi. Seperti dalam sebuah hadits yang menjelaskan anjuran memberi hadiah.

"Wahai para wanita muslimah, janganlah seorang tetangga memandang rendah pemberian tetangganya, walaupun hanya kaki kambing." (HR. Bukhari).

Baca juga: Pentingnya Paham Ilmu Hadits: Dapat Terapkan Sunnah Secara Proporsional

Dalam Alquran juga dijelaskan bagaimana kebiasaan memberi hadiah, sejatinya berbuat kebajikan.

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan.” (QS. al-Nahl/16: 90). Jadi memberi hadiah sejatinya adalah perintah Allah SWT.

Dan ternyata ada 4 alasan kenapa memberi hadiah sangat dianjurkan dalam Islam.

1. Mencari ridho Allah SWT

Salah satu keutamaan memberikan hadiah pada seseorang adalah untuk mencari ridho dari Allah SWT. Dengan memberi hadiah sama dengan membangun harmonisasi, dan hal ini merupakan sesuatu yang disukai Allah, umatnya hidup selaras satu sama lain.

Saat memberi hadiah, jika niatnya untuk mengkoneksikan hati Anda dengan penerima, maka sama dengan memperkuat ikatan Anda dan mendapatkan keridhaan Allah, sehingga berkah akan mengalir. Ketika Anda memberi hadiah dan tidak ingin menerima sesuatu sebagai balasannya, itu dianggap seolah-olah Anda memberi sedekah.

Ketika memberi hadiah, lakukanlah dengan niat melakukan amal saleh, meningkatkan ikatan antara Anda dan penerima dan mencari keridhaan Allah swt.

2. Menjalankan sunnah

Rasulullah SAW bersabda, “Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai. (HR. Bukhari).

Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk bertukar hadiah satu sama lain agar terjalin rasa cinta dan kasih sayang.

Tahukah Anda ada cara sunnah untuk memberi dan menerima hadiah? Saat memberi hadiah, berikan yang terbaik sesuai kemampuan Anda. Bukan sesuatu yang Anda temukan di bagian izin atau sesuatu yang tidak Anda sukai.

“Tidak beriman salah seorang di antara kamu sampai kamu mencintai saudaramu seperti kamu mencintai dirimu sendiri.” (HR. Bukhari & Muslim).

Di mata Allah SWT, tidak ada pemberian yang terlalu kecil. Jadi, saat menerima hadiah, maka terimalah dengan senang hati dan jangan meremehkan hadiah tersebut.

3. Menghapus perasaan sakit

Dalam sebuah hadits, Rasulullah berkata:

“Saling bersalamanlah (berjabat tanganlah) kalian, maka akan hilanglah kedengkian (dendam). Saling memberi hadiahlah kalian, maka kalian akan saling mencintai dan akan hilang kebencian.” (HR. Malik).

Memberi hadiah tidak harus untuk acara-acara khusus saja. Anda bisa melakukan hal sederhana dengan menghantara panganan atau masakan ke tetangga kanan kiri.
Saat hantaran atau hadiah tersebut diberikan dengan hati yang tulus, bisa menyembuhkan perasaan sakit hati atau kesalahpahaman antara pemberi dan penerima. Hadiah pun bisa jadi cara yang bagus untuk memperbaiki hubungan.

Baca juga: Ilmu Hadits Dapat Digunakan untuk Tangkal Berita Hoaks

4. Tanda syukur

Dalam Islam, kita diajarkan untuk bersyukur. Memberi hadiah adalah cara yang bagus untuk mengungkapkan rasa terima kasih Anda kepada seseorang.

Memberi memiliki dua manfaat dalam Islam – untuk mendapatkan keridhaan Allah SWT dan memperkuat ikatan antara pemberi hadiah dan penerima antara lain. Hadiah tidak harus mahal, tetapi buatlah hadiah yang bijaksana. Ketika Anda memberi hadiah dengan ihsan (keunggulan), itu akan selalu dihargai.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)