Buya AR Sutan Mansur tumbuh dengan pendidikan agama yang kuat. Itu menjadi salah satu alasan karakter anti penjajahan melekat pada kakak Ipar Buya Hamka itu.
Buya Hamka dalam Tafsir Al Azhar menjelaskan, waktu Ashar bagi bangsa Arab adalah waktu berleha-leha. Sudah jadi kebiasaan masyarakat Arab kala itu nongkrong sore hari melepas kepenatan selepas beraktivitas seharian.
Selain dari shalat, mengingat sambil menyebut nama Allah dapat dilakukan seacara perlahan-lahan atau lirih. Sebab Allah mendengar walaupun suara yang sehalus-halusnya, bahkan walaupun hanya kata hati.
Perintah menghadiri shalat Jumat terdapat pada tiga ayat terakhir Surat Al Jumuah, yakni ayat 9 sampai 11. Sehingga hari Jumat menjadi Hari Besar di antara tujuh hari di mana umat Islam berkumpul untuk beribadah kepada Allah.
Belakangan populer di kalangan keluarga muslim di Indonesia panggilan untuk orang tua seperti Abi, Abati dan sebagainya. Dai kondang Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan perbedaan makna kata Abi, Buya, Abati, dan Ummi dalam bahasa Arab.
YPI Al-Azhar berhasil mengembangkan pendidikan dengan 26.000 murid dari berbagai tingkatan mulai TK, SD, hingga SMA. Bahkan belakangan Universitas Al-Azhar juga berdiri.
Hari ini, Senin (8/11/2021), nama Roehana Koeddoes ramai menjadi perbincangan publik. Gambar ilustrasi jurnalis muslimah pertama di Indonesia itu terpampang sebagai Google Doodle. Siapakah dia? berikut profilnya.
Untuk menghasilkan satu kilogram madu, lebah harus berkunjung ke 5,7 juta bunga. Ketika tanaman terkontaminasi cairan insektisida, maka dapat menyebabkan kematian pada lebah.
Buya Hamka masyhur sebagai ulama dam sastrawan. Selain itu, beliau juga merupakan pahlawan nasional yang dahulu ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Ketika pemuda meninggalkan agama, dia tidak akan punya aqidah dan tak akan lahir akhlak yang baik. Maka yang akan terjadi pada diri pemuda adalah pragmatisme. Jika demikian, pemuda hanya digerakkan dengan niat-niat atau tujuan duniawi semata.
Pemuda merupakan tumpuan harapan bangsa. Namun sayangnya tak sedikit pemuda gagal menemukan jati dirinya. Lalu seperti apa sosok ideal pemuda? Dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta, Dr. Saiful Bahri, Lc, MA, memaparkan ciri pemuda ideal berdasarkan pemikiran Buya Hamka mengenai pemuda.
Buya Hamka menjelaskan musibah terjadi akibat ulah perbuatan dosa dan kesalahan manusia itu sendiri, baik itu disebabkan karena kekufuran, kemunafikan, dan kemasiatan mereka kepada Allah.
Menurutnya, masyarakat masa kini berada di era digital, di mana kemajuan teknologi informasi dan komunikasi mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam kehidupan beragama.
Pendiri Ma'had Imam Bukhari Bandung, ustaz Ginanjar menyampaikan bahwa para ulama sepakat duduk istirahat bukanlah termasuk rukun atau kewajiban dalam shalat.
Satu ajaran penting dari beliau adalah senantiasa menghormati dan memuliakan tetangga. Itu akhlak seorang muslim. Allah pun memerintahkan ummat Islam untuk menjaga hubungan baik antarsesama, termasuk dengan tetangga.