LANGIT7.ID, Jakarta - Yahya Zainul Ma'arif (Buya Yahya) menjelaskan cara menghadapi tetangga yang bersikap cuek dan bikin kesel. Manusia merupakan makhluk sosial, sehingga interaksi dengan tetangga tidak bisa dihindari.
Namun dinamika tetangga selalu ada. Banyak tetangga bersikap baik dan tulus di setiap kondisi. Ada pula yang bersikap baik jika ada kebutuhan. Saat tak lagi butuh, tetangga itu kembali cuek dan tidak peduli. Itu lumrah dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Penting Dicatat, 5 Syarat Ikut Program Sertifikasi Halal KemenagLalu bagaimana menghadapi tetangga yang cenderung apatis dan memancing sikap kesal? Buya Yahya menjelaskan, hal pertama yang harus dilakukan adalah membalas sikap cuek tetangga itu dengan kebaikan. Bukan membalas kesal dan cuek.
Nabi Muhammad SAW telah memberikan teladan terbaik kepada umatnya dalam bertetangga. Satu ajaran penting dari beliau adalah senantiasa menghormati dan memuliakan tetangga. Itu akhlak seorang muslim.
Dalam buku ‘115 Kisah Menakjubkan dalam Kehidupan Rasulullah SAW’, Fuad Abdurrahman mengutip riwayat yang menceritakan seorang laki-laki mendatangi Nabi Muhammad untuk mengadukan tetangga yang sering mengganggunya.
Baca Juga: Indonesia Bentuk dari Melanjutkan Perjuangan Sunan Kalijaga dan Ulama“Kembalilah dan bersabarlah?” begitu nasihat Rasulullah SAW. Laki-laki itu pun beranjak pergi. Namun keesokan harinya ia datang lagi dengan dua nasihat serupa. Kali ini, beliau berkata, “keluarkan barang-barangmu, lalu letakkan di jalan!”
Laki-laki itu lalu pulang ke rumah dan melakukan perintah Rasulullah. Tentu saja banyak orang yang berkumpul ingin mengetahui apa yang terjadi. Mereka bertanya, “apa yang terjadi pada dirimu?”
Laki-laki itu menjawab, “aku memiliki seorang tetangga yang selalu menggangguku.” Maka, orang-orang pun melaknat si tetangga usil itu. “Ya Allah laknatilah ia.”
Ketika si tetangga mengetahui apa yang terjadi, ia segera menemui laki-laki yang kerap ia sakit dan berkata, “Pulanglah ke rumahmu! Demi Allah, aku tidak akan mengganggumu lagi!”.
Baca Juga: 7 Potret Zaskia Adya Mecca, Modis Style Anak Muda Nasihat Rasulullah SAW itu efektif, sehingga membuat si tetangga yang kerap mengganggu menyadari kesalahannya dan meminta maaf.
Allah memerintahkan umat Islam untuk menjaga hubungan baik antarsesama, termasuk dengan tetangga. Sebagai makhluk sosial, manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain. Sementara tetangga merupakan orang terdekat setelah keluarga, yang dapat memberikan pertolongan dengan segera ketika seseorang membutuhkannya.
Allah Ta’ala berfirman, “Dan berbuat baiklah kepada ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, serta tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh.” (QS An-Nisa: 36).
Baca Juga:
Yenny Wahid Bela Penghafal Qur'an yang Tutup Telinga dari Musik
Mengabadikan Buya Hamka Melalui Digitalisasi Kaset Pita(asf)