Sholihin sudah 30 tahun mengabdi jadi guru meski digaji Rp500.000 per bulan. Dia tetap semangat di usia 65 tahun mendidik anak-anak di sekolah Islam Sukabumi.
Ajarkan anak Al Quran dan hadist harus dimulai dari usia PAUD. Sebab mereka harus disiapkan sebagai generasi yang tumbuh dengan kesadaran sebagai hamba Allah.
Angkringan jadi syiar dakwah untuk anak muda di tempat tongkrongan, sehingga Islam tak hanya lekat di dalam masjid, tapi juga di tempat kumpul para milenial.
Orang tua harus mendidik anak mereka untuk mentauhidkan Allah, mempercayai para nabi dan rasul-Nya, memahami kebenaran, memiliki keimanan yang kuat, dan mengedepankan agama. Pendidikan islami sangat penting agar kita tidak membawa anak-anak kembali ke zaman jahiliyah.
Hukum anak-anak bermain di masjid kerap disalahartikan. Kehadiran mereka dianggap menganggu kekhusyukan ibadah, padahal Rasul mencontohkan sikap yang berbeda.
Komunitas 1.000 guru menjadikan gadget sebagai teman anak belajar. Diperlukan literasi digital agar mereka tahu bahwa smartphone bukan untuk bermain games.
Data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak dan Unicef tahun 2021 menyebutkan ada 22.227 yatim. Sedangkan anak yang putus sekolah berjumlah 938.
Selain menjadi peternak, Rayndra juga secara aktif terlibat dalam kegiatan PKK. Secara khusus, pemberdayaan yang dilakukan Rayndra melibatkan dari kalangan anak muda.
Tak jarang anak dengan toxic parents punya luka batin dan perasaan traumatis. Mereka tumbuh menjadi pribadi yang sering menyalahkan diri sendiri dan kurang percaya diri.
Salah jurusan kuliah dialami 87 persen mahasiswa. Ahli observasi anak sekaligus penemu talents observation Andri Fajria memberikan tips cara baca bakat.
Untuk anak yang baru lahir, orang tua disarankan menyetel murottal Al-Quran atau membacakan secara langsung satu juz per bulan. Sehingga dalam 30 bulan, bayi kecil sudah mendengar 30 juz.