Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengatakan, masalah umat Islam di tingkat global maupun regional dan lokal saat ini sangat kompleks. Namun bukan berarti tanpa solusi.
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita mengatakan belum dimulainya Liga 2 karena PT LIB masih menunggu rekomendasi dari pemerintah. Rencananya LIB akan mulai menggulirkannya pada 26 September 2021.
Menurut Haedar, hidup, sakit, dan mati bukan perkara praktis seperti barang murah yang mudah dibuang atau sekali pakai. Hidup dan mati itu sangat berharga dan harus bermakna.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, hadir secara virtual dalam Masa Ta'aruf Pengenalan Mahasiswa Baru (MASTA PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Berikut pesan yang ia sampaikan.
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan bahwa pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan adalah sosok sosok modernis dan moderat.
Muhammadiyah memaknai HUT ke-76 RI dengan perlunya bersatu lagi semua elemen bangsa mengatasi masalah yang terjadi sekarang, di antaranya pandemi Covid-19.
Universitas Aisyiyah Yogyakarta akan membangun masjid terbesar di Yogyakarta. Masjid ini akan dibangun ramah lingkungan, fungsional dan memiliki arsitektur yang estetis.
Iman dan jihad dalam konteks keislaman dan keindonesiaan, satu tarikan napas dalam semangat hijrah. Semangat keislaman dan keindonesiaan ini wajib terus dijaga.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menjelaskan alasan Malaysia menjadi negara pertama yang menjadi tujuan program internasionalisasi pendidikan tinggi Muhammadiyah.
Kementerian Pengajian Tinggi Malaysia menyetujui pendirian Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM). Ia merupakan Perguruan Tinggi Muhammadiyah pertama di luar negeri.
Hijrah dari kehidupan organisme yang menuhankan selain Allah Ta'ala menuju ke jihad tauhid yang mebebaskan, mencerahkan, mencerdaskan, serta membawa kehidupan keadaban tinggi di basah sinar nilai-nilai Ilahi.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, memaparkan lima virus pendidikan Indonesia yang pelan-pelan mengikis identitas nasional para pelajar Indonesia dari jati diri bangsa.