Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, hadir secara virtual dalam Masa Ta'aruf Pengenalan Mahasiswa Baru (MASTA PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Berikut pesan yang ia sampaikan.
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan bahwa pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan adalah sosok sosok modernis dan moderat.
Muhammadiyah memaknai HUT ke-76 RI dengan perlunya bersatu lagi semua elemen bangsa mengatasi masalah yang terjadi sekarang, di antaranya pandemi Covid-19.
Universitas Aisyiyah Yogyakarta akan membangun masjid terbesar di Yogyakarta. Masjid ini akan dibangun ramah lingkungan, fungsional dan memiliki arsitektur yang estetis.
Iman dan jihad dalam konteks keislaman dan keindonesiaan, satu tarikan napas dalam semangat hijrah. Semangat keislaman dan keindonesiaan ini wajib terus dijaga.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menjelaskan alasan Malaysia menjadi negara pertama yang menjadi tujuan program internasionalisasi pendidikan tinggi Muhammadiyah.
Kementerian Pengajian Tinggi Malaysia menyetujui pendirian Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM). Ia merupakan Perguruan Tinggi Muhammadiyah pertama di luar negeri.
Hijrah dari kehidupan organisme yang menuhankan selain Allah Ta'ala menuju ke jihad tauhid yang mebebaskan, mencerahkan, mencerdaskan, serta membawa kehidupan keadaban tinggi di basah sinar nilai-nilai Ilahi.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, memaparkan lima virus pendidikan Indonesia yang pelan-pelan mengikis identitas nasional para pelajar Indonesia dari jati diri bangsa.
Ketua Umum PP Muhammadiyah meminta masyarakat untuk tidak percaya kepada pendapat dokter atau ahli medis yang menyimpang dari pandangan umum dokter kebanyakan.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, anggapan ilmuwan yang menyelisihi kebenaran universal tidak bisa membatalkan kebenaran ijtihad jamai.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir mengingatkan kepada para pendidik di Tanah Air agar tak surut semangatnya dalam mendidik meski pandemi Covid-19 masih melanda.
Pandemi Covid-19 mengakibatkan efek domino kerugian di berbagai sektor kehidupan masyarakat. Maka itu, sikap sensibilitas beragama lebih utama daripada semangat menjalankan ritual keagamaan tanpa memperhatikan kondisi sekitar.