Sahur menguatkan fisik untuk menahan haus dan lapar seharian, sebagai salah satu syarat sah puasa. Ada pula keutamaan sahur yang telah dijanjikan Rasulullah.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW berbuka puasa dengan ruthab (kurma basah) sebelum shalat. Kalau tidak ada ruthab, beliau makan tamar (kurma kering).
Menurut Kaur, berbuka puasa yang seimbang itu penting untuk mengisi kembali simpanan energi yang dapat membantu mempertahankan puasa di hari berikutnya.
Banyak fenomena orang berbuka puasa namun kemudian malas beribadah karena alasan kekenyangan. Begitupun setelah sahur terkadang orang malas beraktifitas dan kembali tidur karena kekenyangan.
Dai kondang, Ustadz Adi Hidayat (UAH), menilai, banyak orang yang salah memahami istilah imsak. Imsak kerap dipahami sebagai batas seseorang mulai berpuasa.
Menjelang Ramadhan, masyarakat Indonesia mulai sibuk menyiapkan bahan makanan untuk panganan saat sahur dan berbuka puasa. Memasak sendiri saat bulan puasa menjadi pilihan, lantaran makanan lebih terkontrol dari sisi gizi dan kebersihannya.
Telat sahur merupakan masalah yang kerap dialami oleh siapa saja, baik anak-anak bahkan orang dewasa. Jika orang dewasa bisa bertahan dengan minum 1-2 gelas air dan roti, berbeda kondisinya dengan anak-anak.
Ada 4 jenis makanan yang harus dihindari saat sahur agar tubuh tidak cepat merasakan lapar. Efek lainnya juga menimbulkan rasa haus dan lemas selama berpuasa.