Umat Islam berbondong-bondong puasa 6 hari pada bulan tersebut untuk mendapat keutamaan-keutamaan yang dijanjikan oleh Allah. Namun kerap kebingungan saat mendapat undangan makan-makan, padaha tengah berpuasa syawal.
Sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah memiliki tradisi Syawalan yang digelar tujuh hari setelah Idul Fitri. Tradisi yang kental dengan syariat Islam ini sudah dilakukan turun temurun.
Buya Yahya menjelaskan, bila Ramadhan merupakan momen memperbaiki hubungan dengan Allah, maka Syawal menjadi momentum tepat memperbaiki hubungan antar manusia. Itu yang menjadi salah satu alasan banyak orang bersilaturahmi pada bulan Syawal.
Ramadhan telah berganti dengan Syawal, namun rahmat Ramadhan masih memberikan dampak besar bagi mereka yang berjuang membuktikan Ramadhannya menjadi sepanjang tahun. Di antaranya adalah lewat menggandengkan shiyam Ramadhan dengan shiyam enam hari di bulan Syawal.
Umat Islam dianjurkan berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal. Ibadah ini hukumnya sunnah dan memilik banyak keutamaan, salah satunya dihitung puasa setahun.
Syawal menjadi bulan yang istimewa karena umat Muslim dapat berkumpul dan bercengkerama bersama keluarga. Di samping itu, banyak keistimewaan lain yang ada di bulan ini, salah satunya berpuasa sunnah.
Bagaimana tata cara melaksanakan ibadah puasa sunnah enam hari di bulan Syawal? Apakah puasa Syawal harus dilakukan secara berturut-turut atau boleh dilakukan secara terpisah?
Usai Ramadhan, masyarakat Indonesia biasanya akan menerima banyak undangan pernikahan. Seolah-olah fenomena ini merupakan sunnah, yaitu menikah pada bulan Syawal.
Selepas Ramadhan, mereka sungguh-sungguh menjadi hamba Allah Swt yang berupaya komitmen dengan keimanan. Kemudian, selalu berinteraksi dengan Al-Qur'an.
Tradisi halal bihalal biasanya dilakukan dengan acara pertemuan atau perkumpulan yang digelar untuk saling memaafkan. Halal bihalal kerapkali diadakan dalam lingkup keluarga besar, kelompok pedagang, lingkup pekerjaan hingga instansi swasta dan pemerintahan.