Perbandingan kisah penciptaan dalam Qur'an dan Bibel kerap dianggap serupa. Namun telaah ilmiah menunjukkan selisih besar: Qur'an menyajikan potongan konsep, bukan narasi tunggal seperti Bibel.
Bucaille menyebut ada banyak ruang pertemuan antara Quran dan Bibel: kisah nabi-nabi besar (Nuh, Ibrahim, Yusuf, Musa, Daud, Sulaiman, Isa), juga kisah Maryam, kelahiran Isa, banjir besar, hingga eksodus Bani Israil.
Maurice Bucaille menyebut keretakan itu sebagai bukti bahwa kitab suci ini adalah hasil proses panjang yang melibatkan tradisi-tradisi lisan, penyusun, dan editor selama berabad-abad.
Beliau tidak disebut dengan terang. Tapi sebagian umat meyakini tanda-tandanya ada. Bahwa nama Ahmadsebutan alternatif bagi Muhammad SAWtelah disebut-sebut dalam kitab-kitab suci sebelum Al-Quran.
Perjanjian Lama merupakan kumpulan fasal-fasal yang panjangnya tidak seragam dan berisi berbagai macam tema. Fasal-fasal ini ditulis selama lebih dari 9 abad, dalam beberapa bahasa, dan berawal dari tradisi lisan.
Konsep teologi yang memberikan citra negatif kepada kaum perempuan ialah anggapan bahwa Hawa menjadi penyebab tergelincirnya Adam dari Surga ke planet bumi.
Pakar Kristologi dan Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga, Ustadz Menachem Ali, mengungkapkan, kabar Muhammad akan diutus menjadi Nabi dan Rasul terakhir sudah termaktub dalam kitab-kitab terdahulu seperti Injil dan Taurat.