KH Zainuddin Fananie diutus sebagai konsul di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Palembang, Pagar Alam, Lahat, Bengkulu, dan Lubuk linngau). Hamka sebagai konsul di wilayah Sumatera Bagian Timur (kemudian Sumatera Bagian Barat), dan Malik Siddik sebagai konsul di Sumatera Bagian Tengah.
Kyai Hasan menjelaskan bahwa asal dalam muamalah atau berniaga adalah boleh, namun status tersebut dapat berubah ketika barang yang diperjualbelikan mengandung unsur keharaman, riba, penipuan, gharar.
Semua gambar dalam video klip nasyid Santri Saintis ini berbentuk animasi komik hasil racikan tim produksi bersama ilustrator ternama Tanah Air. Proses produksinya membutuhkan waktu tiga bulan.
Produser Gontor TV, Mochammad Taufiq Affandi, menjelaskan, Exact Club menjadi inisiator lagu tersebut. Mereka merupakan santri yang aktif melakukan berbagai eksperimen fisika, kimia, elektronika dan biologi di laboratorium KMI Gontor.
Lagu Santri Saintis dikemas dengan aransemen musik bergenre EDM alternative. Lagu yang dibawakan G-Wave tersebut mengingatkan para santri dan alumni pada jawaban pendiri Gontor atas sebuah pertanyaan.
Forum Muballigh Alumni (FMA) Gontor merupakan sebuah forum yang bertujuan menjadi wadah menampung para muballigh Alumni Gontor dalam berkiprah di masyarakat.
Santri Gontor tidak hanya mumpuni dalam ilmu agama dan kepemimpinan, tapi juga dalam tarik suara. Terbukti dari banyaknya Nasyid yang diproduksi oleh pesantren dan dinyanyikan santri. Bahkan hasil rekaman dan video klipnya sudah seperti musisi profesional.
Direktur SPBU Gontor Ustadz Hanif Hafidz mengatakan, unit usaha baru Gontor tersebut berlokasi tidak begitu jauh dari kampus Pondok Modern Gontor pusat.
Ada dua kanal pendidikan yang membangun kapasitas keilmuan Kiai Imam Zarkasyi muda, yakni perpaduan pendidikan Islam lama seperti pondok pesantren dan sekolah modern keagamaan.
Vaksinasi tersebut merupakan kerjasama antara PMDG dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Ponorogo. Sejak awal Covid-19, PMDG sangat serius menangani wabah dengan tujuan agar keselamatan jiwa santri-santriwati dan para asatidz.
Menurut Rektor Universitas Darussalam Gontor Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, Pondok Modern hadir menjawab tantangan zaman dengan melengkapi sistem pendidikan di pesantren tradisional dan madrasah.
Pesantren Tegalsari di Ponorogo yang kemudian dilanjutkan hari ini oleh Pondok Modern Darussalam Gontor disebut sebagai salah satu muara kepemimpinan nasional.