Salah satu rahasia Gontor bisa mencetak banyak alumni berpengaruh adalah karena kurikulumnya. Kurikulum di Gontor menggunakan kurikulum Kulliyatul Muallimin Al-Islamiyah (KMI). Bagaimana model pembelajaranya? Apa saja yang dipelajari? Simak artikel berikut.
Peneliti Senior Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), Dr Henri Shalahuddin, mengatakan, Pondok Modern Darussalam Gontor memiliki falsafah kuat hingga mampu bertahan hampir satu abad.
Ustaz Amal Fathullah Zarkasyi menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian ananda AM. Menurutnya, almarhum AM dikenal sebagai santri yang pandai dan memiliki pergaulan yang baik.
Pimpinan Ponpes Gontor 1, KH Akrim Mariyat, mengatakan kedatangan mereka ke makam AM untuk menyampaikan ucapan belasungkawa serta mendoakan agar semua dosanya diampuni oleh Allah SWT.
Peneliti Senior Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), Dr Henri Shalahuddin, mengungkapkan, kiprah Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tak bisa diragukan lagi untuk umat dan bangsa. Orang tua, dia dan saudaranya hingga anaknya nyantri di Gontor.
Sekaligus pihak Gontor berlapang hati bermuhasabah dan memberi jalan terbuka pada proses hukum, seraya konsolidasi agar hal tersebut tidak terulang kembali dalam bentuk apapun, ucapnya.
Gontor tidak terafiliasi ke ormas Islam manapun, tapi bukan berarti Gontor melarang alumninya bergabung ke ormas Islam. Bahkan alumni Gontor telah berkiprah memimpin dua ormas Islam terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.
Sandungan yang menyebabkan kasus baru terungkap adalah adanya perjanjian pesantren dengan wali santri agar tak melapor ke aparat penegak hukum bila terjadi masalah di lingkungan pesantren.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menanggapi kasus kematian santri berinisial AM di Pondok Modern Darussalam Gontor. Dia meminta masyarakat proporsional dan tidak menggeneralisasi secara berlebihan.
Persoalan pendidikan sekolah berasrama perlu mendapat perhatian bersama. Masyarakat juga diharapkan ikut melakukan pengawasan agar sistem pendidikan di Indonesia bisa berjalan dengan baik.
Menurut Puan, kasus tersebut menjadi evaluasi sistem pembelajaran di pondok pesantren (ponpes) agar tidak terulang di kemudian hari. Lembaga pendidikan keagamaan seharusnya menjadi pusat pendidikan mental dan karakter bagi peserta didik.
Pihak Kepolisian beserta Tim Forensik melakukan pembongkaran makam atau ekshumasi makam AM, santri yang diduga menjadi korban kekerasan di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PMDG), Kamis (8/9/2022).