Apakah boleh menjalankan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal sebelum menunaikan puasa qadha Ramadhan. Untuk memahami hal ini, kita perlu merujuk pada Al-Qur'an, hadis, serta pendapat para ulama.
Ustaz Adi Hidayat ungkap makna mendalam pelaporan amal di bulan Sya'ban dan alasan kuat mengapa Rasulullah SAW memperbanyak puasa sebelum Ramadhan. Siapkan bekal spiritual!
Awal Rajab 1445 H dimulai pada Sabtu (13/1/2024) lalu sebagaimana diikhbarkan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) pada Jumat (12/1/2024)
Berdasarkan Hisab Hakiki Wujudul Hilal, 27 dan 28 Juli 2023 M bertepatan dengan 9 dan 10 Muharram 1445 H, umat Islam dianjurkan puasa Tasua dan Asyura.
Bagi Sahabat Langit7 yang ingin menjalankan puasa sunnah, maka hari Kamis (16/3) merupakan hari terakhir. Pasalnya, Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar sidang isbat pada Rabu, 22 Maret pekan depan untuk menentukan kapan awal Ramadhan 1444 Hijriah.
Merujuk Kalender Hijriah 1444 yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag), Senin 6 Maret 2023 bertepatan dengan 13 Syaban 1444 Hijriah dan hari-hari berikutnya berarti 14, 15 Syaban.
Pertanyaan puasa sunnah Sya'ban 2023 tanggal berapa menunjukkan antusiasme terhadap sunnah-sunnah Rasulullah. Pada bulan Sya'ban Nabi Muhammad lebih banyak berpuasa sunnah dibandingkan bulan-bulan yang lain.
Umat Islam memang tidak dianjurkan berpuasa di hari Jumat. Hal ini mengacu perintah Nabi SAW, kecuali memang diikuti dengan shaum sebelum atau setelahnya.
Seorang muslim diharap tidak sembarangan mengamalkan ibadah di bulan Rajab. Salah satunya soal anjuran berpuasa berdasarkan hadis yang statusnya palsu.