Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan aib dalam rumah tangga. Hal ini mestinya tak perlu diumbar, tapi suami istri harus mencari solusi terbaik.
Penyebab terjadinya kekerasan pada guru karena ruang kelas kita cenderung tidak dikelola dengan baik. Ruang kelas kita itu kayak hutan rimba, siapa yang kuat maka dia yang berkuasa, katanya.
Menurut Imam Susanto, Pondok Pesantren Al-Hamidiyah Depok didirikan oleh Almaghfurlah KH Achmad Sjaichu sebagai lembaga pendidikan yang berpedoman pada keislaman dan kemanusiaan.
Daniel Alexander Siagian menyebut insiden di Kanjuruhan sebagai tragedi kemanusiaan. Aparat keamanan dinilai telah bertindak berlebihan saat mengamankan para Aremania.
Meski sudah mendapatkan kekerasan, masih banyak perempuan yang tidak berani melaporkan kasus yang dialaminya kepada pihak kepolisian ataupun mengajukan gugatan cerai.
Kasus kekerasan terhadap anak bisa dicegah sejak dini jika lembaga pendidikan memiliki sistem ramah anak. Pencegahan ini penting dilakukan, terutama oleh lembaga pendidikan berasrama seperti pondok pesantren.
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag, Waryono Abdul Ghofur meyakini pesantren masih aman untuk anak-anak. Hal tersebut didasari dari data yang dimiliki akan minat masyarakat terhadap pesantren tidak turun, meski banyak pemberitaan buruk.
Menanggapi kekerasan yang terjadi di lingkungan pesantren belakangan ini, Sosiolog Universitas Indonesia (FISIP UI) Dr Ida Ruwaida melihat hal tersebut bisa ditemui di insitutusi pendidikan lain, selain pesantren.
Psikolog Anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto memberikan saran mengatasi kekerasan di lingkungan sekolah. Ada 4 tips yang bisa diikuti orangtua dan pihak sekolah.
Sandungan yang menyebabkan kasus baru terungkap adalah adanya perjanjian pesantren dengan wali santri agar tak melapor ke aparat penegak hukum bila terjadi masalah di lingkungan pesantren.
Pihak Kepolisian beserta Tim Forensik melakukan pembongkaran makam atau ekshumasi makam AM, santri yang diduga menjadi korban kekerasan di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PMDG), Kamis (8/9/2022).