Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memusatkan puncak resepsi satu abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur. Acara tersebut akan berlangsung selama 24 jam mulai Selasa (7/2/2023) pukul 00.00 WIB sampai Rabu (8/2/2023) pukul 00.00 WIB.
Cak Ali juga menuturkan bahwa ISNU sebagai kader NU harus memiliki sikap dan etika modern sebagai wujud kemampuan kualitas Teknokrat NU yang siap diterima dalam kepemimpinan nasional, daerah, dan didunia profesional.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur siap menyukseskan perayaan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) yang seabad di Stadion Gelora Delta Sidoarjo,
Komjen Ahmad Dofiri yang merupakan Kabaintelkam Polri Komjen ternyata seorang santri. Pria kelahiran 4 Juni 1967 itu belajar agama ala santri saat masih anak-anak di Indramayu, Jawa Barat.
Budayawan asal Yogyakarta, Irfan Afifi, menilai Nahdlatul Ulama (NU) merupakan ormas keagamaan yang menjaga relasi Islam dengan kebudayaan.Ormas yang didirikan pada 31 Januari 1926 itu mengikuti cara Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Islam
Ulama dan Sejarawan, Ustadz Tiar Anwar Bachtiar, menilai Nahdlatul Ulama (NU) sebagai salah satu ormas keagamaan yang menaungi banyak ulama di Indonesia.
Doktor Sejarah Universitas Indonesia (UI), Ustadz Tiar Anwar Bachtiar, menilai Nahdlatul Ulama (NU) merupakan ormas keagamaan yang berperan penting di Indonesia.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Puan Maharani, berharap Nahdlatul Ulama (NU) terus mewarnai kehidupan global dengan wajah kemanusiaan di usia seabad.
Mantan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, menilai Nahdlatul Ulama (NU) tidak bisa jauh dari politik praktis dan melahirkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia berharap ke depan Presiden Indonesia berasal dari NU.
Mantan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, menilai Indonesia memiliki peluang besar sebagai negara tempat bangkitnya peradaban Islam dengan beberapa faktor.
Ketua Umum DPP PKB, A. Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) mengungkapkan lima tantangan besar yang akan dihadapai Nahdlatul Ulama (NU) satu abad ke depan.