Perwakilan Manajemen Maher Zein di Indonesia, Rini mengatakan Maher akan menyanyikan sejumlah lagu, salah satunya single yang cukup dikenal publik Rahmatun Lil'Alameen.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengatakan ada tiga pembahasan yang akan dibahas pada Muktamar Internasional Fikih Peradaban di Surabaya, yang rencana akan digelar Senin (6/2/2022).
Ganjar berharap Porseni NU dapat merangsang tumbuhnya bibit-bibit atlet berkualitas. Atlet yang bisa membawa Indonesia menempati peringkat yang jauh lebih baik di olahraga dan seni.
Menteri BUMN Erick Thohir membuka Pekan Olahraga dan Seni Nahdlatul Ulama (Porseni NU) 2023, Senin (16/1/2023). Menurutnya, Porseni merupakan bagian dari cara NU membentuk generasi unggul lewat olahraga dan seni.
Organisasi keagamaan, Nahdlatul Ulama (NU) telah mengingjak usia satu abad. Ke depannya diharap mampu menunjukkan eksistensi dan lebih melayani masyarakat.
Pengurus Besar NU (PBNU) dan Ketua Panitia Harlah ke-100 NU Erick Thohir menyebut Nahdlatul Ulama terus berperan dalam membangun peradaban, bukan sekadar menyebarluaskan ajaran luhur (syiar) Agama Islam di tanah air.
Menurut Jokowi, teladan Wali Songo tersebut membuat ajaran Islam bisa bersanding dan menjiwai kebudayaan-kebudayaan yang ada di Tanah Air dan memberikan kontribusi besar dalam membangun peradaban nusantara.
Ketua Umum PP Fatayat NU, Margaret Aliyatul Maimunah tegas menyebut aksi sawer qariah sebagai tindakan pelecehan, baik pada sang qariah maupun pembacaan ayat suci Al Quran.
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan, KH Ahmad Fahrur Rozi atau yang akrab disapa Gus Fahrur, menegaskan bahwa tahlilan tidak boleh memberatkan keluarga almarhum yang tengah berduka.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, ingin menghidupkan pemikiran dan melanjutkan visi KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di abad kedua Nahdlatul Ulama (NU).
Muchamad Nabil Haroen terpilih sebagai Ketua Umum Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa untuk masa khidmah 2022-2027. Dia terpilih secara aklamasi melalui Kongres IV Pagar Nusa yang digelar di Padepokan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (7/12/2022).
Muhammadiyah didirikan KH Ahmad Dahlan pada 18 November 1912, sedangkan Nahdlatul Ulama (NU) oleh KH Hasyim Asy'ari baru berdiri sejak 31 Januari 1926.