Budayawan asal Yogyakarta, Irfan Afifi, menilai Nahdlatul Ulama (NU) merupakan ormas keagamaan yang menjaga relasi Islam dengan kebudayaan.Ormas yang didirikan pada 31 Januari 1926 itu mengikuti cara Wali Songo dalam menyebarkan ajaran Islam
Ulama dan Sejarawan, Ustadz Tiar Anwar Bachtiar, menilai Nahdlatul Ulama (NU) sebagai salah satu ormas keagamaan yang menaungi banyak ulama di Indonesia.
Doktor Sejarah Universitas Indonesia (UI), Ustadz Tiar Anwar Bachtiar, menilai Nahdlatul Ulama (NU) merupakan ormas keagamaan yang berperan penting di Indonesia.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Puan Maharani, berharap Nahdlatul Ulama (NU) terus mewarnai kehidupan global dengan wajah kemanusiaan di usia seabad.
Mantan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, menilai Nahdlatul Ulama (NU) tidak bisa jauh dari politik praktis dan melahirkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia berharap ke depan Presiden Indonesia berasal dari NU.
Mantan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, menilai Indonesia memiliki peluang besar sebagai negara tempat bangkitnya peradaban Islam dengan beberapa faktor.
Ketua Umum DPP PKB, A. Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) mengungkapkan lima tantangan besar yang akan dihadapai Nahdlatul Ulama (NU) satu abad ke depan.
Perwakilan Manajemen Maher Zein di Indonesia, Rini mengatakan Maher akan menyanyikan sejumlah lagu, salah satunya single yang cukup dikenal publik Rahmatun Lil'Alameen.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengatakan ada tiga pembahasan yang akan dibahas pada Muktamar Internasional Fikih Peradaban di Surabaya, yang rencana akan digelar Senin (6/2/2022).
Ganjar berharap Porseni NU dapat merangsang tumbuhnya bibit-bibit atlet berkualitas. Atlet yang bisa membawa Indonesia menempati peringkat yang jauh lebih baik di olahraga dan seni.
Menteri BUMN Erick Thohir membuka Pekan Olahraga dan Seni Nahdlatul Ulama (Porseni NU) 2023, Senin (16/1/2023). Menurutnya, Porseni merupakan bagian dari cara NU membentuk generasi unggul lewat olahraga dan seni.