Teka-teki Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terjawab sudah. KH Miftachul Akhyar ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026. Keputusan itu ditetapkan melalui musyawarah mufakat sembilan Anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa).
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2015-2018, KH Maruf Amin, memaparkan empat kriteria seorang Rais Aam PBNU. Rais 'Aam, adalah sebutan untuk pimpinan tertinggi di dalam PBNU.
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan selamat Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama pada tanggal 22 hingga 25 Desember 2021 di Lampung. Tantangan NU dan Muhammadiyah ke depan adalah menjadikan Indonesia maju sejajar bangsa-bangsa lain.
Jokowi menyampaikan pentingnya peningkatan ekonomi umat dan digitalisasi saat menghadiri pembukaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung, Rabu (22/12/2021). Dalam hal ekonomi umat, secara spesifik dia menyampaikan terkait masalah pemerataan.
Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, dalam pembukaan muktamar NU menyampaikan sudut pandang santri dan pesantren dalam melihat peluang pembangunan bangsa Indonesia. Dia menyebut lima kekayaan bangsa Indonesia yang bisa jadi modal besar untuk kebangkitan dan pembangunan tersebut.
Dalam kegiatan Muktamar ini, Pemkot Bandarlampung juga berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bandarlampung untuk memastikan kesehatan peserta.
NU harus melakukan peningkatan capacity building baik secara kelembagaan maupun perorangan dari sisi tehnokrasi, skill, dan profesionalitas agar tidak tertinggal oleh peradaban zaman.
Qasidah yang menjadi official song itu ditulis langsung oleh Rais Syuriyah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan diaransemen oleh seniman dari Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama Sastro Adi.
Ketua Panitia Pelaksana Muktamar Ke-34 NU Muhammad Imam Aziz mengimbau seluruh warga nahdliyin agar tidak berbondong-bondong ke Lampung untuk menyaksikan muktamar secara langsung.
Jepang, kata Gus Nadir, sudah mengkampanyekan society 5.0 dalam beraktivitas sehari-hari. Sementara di Indonesia, terkhusus kalangan NU dan pesantren masih banyak yang belum melek dengan teknologi.
Wakil Rektor II Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Muhammad Faqih menjabarkan, Nahdlatul Ulama (NU) yang didirikan pada 31 Januari 1926 dipicu oleh peristiwa runtuhnya kekhalifahan Turki Utsmani.