Kondisi sosial masyarakat tahun pertama hijriah di Madinah mengalami krisis. Hal itu dipengaruhi oleh krisis ekonomi umat Islam pada saat itu. Rasulullah memiliki solusi dalam menyelesaikan masalah sosial tersebut.
Pakar Sejarah Islam, Ustadz Budi Ashari, mengungkapkan, umat Islam di Madinah mengalami krisis ekonomi di Madinah selama tujuh tahun. Rasulullah menghadirkan solusi yang bisa membawa umat Islam keluar dari krisis ekonomi.
Memiliki hati lemah lembut merupakah salah satu sifat Rasulullah SAW. Sebagai umat Islam, sudah menjadi kewajiban kita untuk meneladani sifat dan perilaku Nabi Muhammad SAW.
Menurut Ustaz Firdaus Lc. M.Pd, Malaikat Jibril berwasiat kepada Nabi untuk selalu berbuat baik kepada tetangga, tidak mengancam, dan jangan meremehkan kebaikan tetangga.
Seorang muslim yang tersenyum pada sesamanya akan mendapatkan kebaikan sebagaimana orang bersedekah. Dan akan mendapat pahala sebagaimana pahala sedekah.
Menurut Dr. Nizar Abazhah, rumah tangga Rasulullah tidak dibangun di atas rumah mewah. Namun, setiap aktivitasnya adalah pengejawantahan iman dan Islam.
Belakangan, istilah love language menjadi perbincangan dan trend di kalangan milenial. Mengerti love language diri sendiri dan orang lain bermanfaat untuk mempererat hubungan.
Islam sendiri merupakan agama yang sempurna, mengatur segala aspek dalam kehidupan manusia, baik aspek ibadah (hubungan manusia dengan Allah SWT) maupun aspek muamalah (hubungan manusia dengan sesama manusia).
Rasulullah sangat tegas dan tidak menolerir perbuatan zalim, sekalipun dilakukan putri tercintanya, Sayyidah Fatimah Az-Zahra. Rasulullah tak pernah pandang bulu dalam menegakkan keadilan.
Pakar Ilmu Al-Quran, Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, mengatakan, salah satu kelebihan Rasulullah SAW adalah diutus menjadi rahmat bagi semesta alam. Itu merupakan sesuatu yang tidak diberikan kepada nabi-nabi terdahulu.
Sebagai ummat Nabi Muhammad SAW jika ingin bersama nabi di akhirat, tidak hanya sekadar diucapkan melalui lisan saja dengan sholawatan, tapi juga perlu dibuktikan.