Kematian adalah sebuah takdir yang tidak bisa dihindari oleh setiap umat manusia, dan tidak ada yang mengetahui kapan ajal akan menjemputnya selain Allah SWT.
Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk paling istimewa dari yang lainnya. Allah SWT juga menciptakan perbedaan bagi umat manusia sebagai bentuk ujian keimanan. Namun, banyak manusia yang tak mampu melewati ujian Allah SWT tersebut sehingga muncul berbagai penyakit hati.
Ketua Komisi Dakwah MUI, Ahmad Zubaidi, menegaskan, posisi khatib di tengah masyarakat sangat penting. Dalam setahun, sekira 52 kali seorang khatib naik mimbar. Maka Khatib tak boleh menyampaikan pesan yang memecah belah dan harus mempersatukan umat.
Khutbah kali ini justru untuk mengingatkan kita untuk menguatkan dan menggantungkan harapan kita kepada Allah. Kemudian merealisasikannya dalam doa-doa.
Hukum berdzikir saat khutbah Jumat tidak dibolehkan dalam ajaran Islam. Sebab saat khatib sudah naik ke atas mimbar, jamaah diwajibkan mendengarkan ceramah.
Hubungan harmonis tersebut tidak hanya berlaku untuk 10-15 tahun ke depan saja, tetapi juga seumur hidup. Dalam Islam pernikahan dilakukan untuk mendapatkan rida Allah SWT agar selalu berada di jalan yang lurus menuju surga-Nya.
Dalam kumpulan khutbah Jumat yang dipublikasikan itu, Tiar kemudian menerjemahkan beberapa seri. Artikel yang diminatinya saat itu adalah seri tentang perempuan dalam Islam.
Memelajari ilmu akidah sangat penting bagi umat islam, terlebih untuk anak usia dini. Sebab akidah merupakan tali kepercayaan dasar umat Islam kepada Allah SWT.
Jamaah salat Jumat seringkali tertidur saat khatib berkhutbah. Kondisi tersebut mengharuskan jamaah tersebut untuk berwudhu kembali karena khawatir batal.
Buya Yahya menjelaskan, dalam rangkaian salat Jumat, khatib atau imam perlu memaknai pesan Rasulullah. Yaitu memendekkan khutbah dan memanjangkan salat.
Ada 2 hal yang dilarang saat khutbah Jumat sedang berlangsung. Jamaah jangan sampai melakukan perbuatan tersebut, karena khawatir pahala salatnya berkurang.