Pembelajaran Tatap Muka (PTM) resmi diberlakukan di berbagai daerah. Mulai dari 50 hingga 100 persen PTM berlaku di tahun ajaran baru kali ini. Ruang kelas yang semula kosong kini mendapatkan spiritnya kembali dengan adanya PTM. Guru dan siswa pun sangat antusias menyambutnya.
Ada 3 hal yang harus ditanamkan ke anak sebelum mereka mulai belajar di sekolah. Sebab mereka akan masuk lingkungan baru dan menjalani aktivitas berbeda
Selain mempersiapkan perlengkapan sekolah, orang tua juga harus memperhatikan kesiapan fisik dan psikologis anak, agar ia siap dan semangat dalam menjalankan sekolah.
Libur telah usai, kini saatnya anak-anak kembali ke sekolah. Umumnya setelah liburan, selalu ada drama di mana orang tua harus mencari alat tulis kantor (ATK) untuk keperluan sekolah.
Mudirah Pesantren Modern Tahfidz Daar Assalam Attahiriyah, Umi Anik Retnowati mengatakan anak pesantren dilatih selama 24 jam. Karena itu, potensi kemandirian anak tidak terjadi dan tidak terbina dengan baik saat di sekolah umum.
Bagi para orangtua yang memutuskan untuk memasukkan sang buah hati ke pondok pesantren harus melakukan berbagai persiapan terlebih dulu. Berikut persiapannya.
Ada tips mencegah hepatitis misterius saat anak mulai belajar kembali ke sekolah. Orangtua harus membiasakan pola hidup sehat dan higienis secara tepat.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menyebut keputusan mengubah jadwal masuk sekolah setelah Lebaran 2022, adalah langkah yang tepat.
Dengan adanya masa perpanjangan libur lebaran, para pelajar atau siswa/ siswi SMA, SMK, dan SLB di Jabar mulai masuk sekolah pada hari Kamis 12 Mei 2022 mendatang.
Kematangan bersekolah tidak dilihat dari usia. Ini karena setiap anak memiliki perbedaan individu, ada yang berusia 5 tahun sudah matang, ada yang 7 tahun.