Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, mengapresiasi pertemuan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, Ahad (4/9/2022).
Pada kesempatan sama, Yahya Cholil Staquf mengistilahkan Muhammadiyah dan NU sebagai dua sayap garuda. Jika ingin dua sayap ini membawa Indonesia terbang tinggi, maka dalam urusan yang dinamis sudah sewajarnya terdapat perbedaan.
Mengenai cara memaknai kemerdekeaan, ia mengatakan masih terdapat banyak hal yang perlu diperbaiki dalam diri bangsa dan negara Indonesia. Ini agar menjadi bangsa yang jauh lebih baik lagi.
Para pemimpin agama sedunia dalam acara tersebut diharapkan hadir, karena akan membahas konteks yang sangat krusial. Ini seiring dengan meningkatnya intensitas ketegangan antara kelompok-kelompok agama dan kelompok sekuler, khususnya di negara-negara barat.
Pertemuan ini membahas sejumlah agenda, antara lain pencalonan NU untuk Nobel Perdamaian hingga kegiatan-kegiatan keagamaan dan kemanusiaan di Timor Leste.
Dari data diterima, dari kantor-kantor PWNU, PCNU serta Kementerian Agama, kantor kepolisian, lembaga pendidikan maupun pesantren yang ditunjuk telah mencapai 1,3 juta orang.
Gus Yahya, panggilan akrabnya, menerangkan negara-negara sejak dulu berkonflik senjata dengan berbagai kepentingan. Salah satunya membawa identitas agama masing-masing yang membuat benci atau memusuhi agama lawannya.
Dengan adanya pengakomodiran perempuan di PBNU menjadi bukti seluruh elemen bangsa memiliki semangat yang sama untuk memperjuangkan emansipasi perempuan.
Salah satu hal yang penting dilakukan oleh pimpinan baru NU menurut Qodari, yakni membangun komunikasi dari pusat hingga ke daerah-daerah, agar seluruh elemen bisa solid demi menjawab tantangan zaman.
KH Yahya Cholil Staquf terpilih menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Sidang Muktamar NU ke-34 di Lampung pada Jumat (24/12/2021). Gus Yahya dikenal sebagai penerus Gus Dur dan Kiai yang memiliki kiprah global.