Informasi dugaan kebocoran data ini diungkap oleh Dark Tracer melalui akun Twitternya, dengan handle @darktracerint. Dalam cuitannya, Dark Tracer mengklaim kebocoran data ini berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Naiknya harga BBM pun berimbas pada harga pangan di pasar yang memiliki efek domino kepada para pelaku UMKM. Imbas tersebut terasa bagi seluruh kalangan masyarakat.
Presiden Joko Widodo menerima Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (16/9/2022). Dalam pertemuan tersebut, Presiden mengapresiasi peran aktif Muhammadiyah turut memulihkan perekonomian nasional pascapandemi Covid-19.
DPR RI mendorong agar Satgas Perlindungan Data melakukan investigasi besar-besaran. Menurut Puan, data-data masyarakat yang bocor menyangkut identitas pribadi.
Apple menggulirkan pembaruan perangkat lunak iOS 16 untuk iPhone. Sistem operasi iOS membawa beragam fitur, salah satunya diperuntukkan bagi pengguna Indonesia.
Media asing Reuters mewartakan kesiapan Anies Baswedan maju dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) sebagai calon presiden (capres) pada 2024 mendatang.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar mobil dinas para pejabat kendaraan listrik. Namun kebijakan ini berlaku untuk menteri dan bupati/wali kota.
Pemilik mobil Tesla mesti berhati-hati. Sebab kendaraan tersebut bisa diretas dengan perangkat seharga USD340 atau Rp5 jutaan yang dijual bebas secara online.
Ustadz Abdul Somad (UAS) membantah mitos yang beredar di lingkungan masyarakat bahwa pengendara yang menabrak kucing harus menguburnya dengan kaos putih.
Melansir dari Kaspersky, Kamis (15/9/2022) peretas topi hitam adalah penjahat yang membobol jaringan komputer dengan niat jahat. Mereka mengeksploitasi sistem korbannya dengan memasukkan malware untuk menghancurkan file.
Peretas (hacker) bernama Bjorka menghebohkan masyarakat Indonesia. Aksinya membobol data instansi besar Tanah Air membuatnya dicari berbagai pihak, termasuk pemerintah.
Mahkamah Konstitusi dinilai tendensius terhadap pemerintahan Jokowi. Hal ini disampaikan Cendekiawan muslim, Din Syamsudin menanggapi pernyataan jubir MK.
Orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ tetap dihisab di akhirat. Namun Allah SWT menghitung pahala dan dosa mereka selama masih waras atau belum hilang ingatan.
Penceramah Buya Yahya menjelaskan, Islam memandang pamali sebagai sebuah hal yang tabu. Larangan tersebut sebetulnya tidak mutlak, hanya bersifat anjuran.