Wasiat Luqmn al-Hakm dalam al-Qur'an bukan sekadar nasihat kuno, melainkan metode jitu pendidikan karakter. Fokus pada syukur dan tauhid menjadi kunci meraih hikmah yang hakiki bagi pendidik masa kini.
Ritual Nisfu Syaban seperti Shalat Alfiyah dan Syabaniyah dinilai para ulama sebagai bidah yang tak memiliki landasan hadits shahih. Sejarah mencatat praktik ini baru muncul pada abad ke-5 Hijriah.
Syaikh Bin Baz menegaskan bahwa upacara peringatan Nisfu Syaban adalah bidah yang tidak berlandaskan dalil shahih. Beliau mengajak umat untuk konsisten pada sunnah dan waspada terhadap riwayat palsu.
Syaikh Bin Baz membedah fenomena ritual Nisfu Syaban sebagai bidah yang tak berlandaskan dalil shahih, menekankan pentingnya kemurnian ibadah hanya berdasarkan petunjuk Al-Qur'an dan Sunnah.
Mempertemukan hadis larangan puasa pertengahan Syaban dengan anjuran memperbanyaknya. Ternyata, larangan berlaku bagi yang baru memulai, sementara bagi yang terbiasa, pintu sunnah tetap terbuka lebar.
Para ulama menakar anjuran puasa Syaban antara riwayat sebulan penuh dan sebagian besar hari. Hikmahnya: Syaban adalah bulan pelaporan amal di tengah kelalaian manusia sebelum Ramadan tiba.
Puasa tiga hari setiap bulan adalah wasiat Nabi yang tetap berlaku di bulan Syaban. Larangan puasa pertengahan bulan tidak menyasar mereka yang sudah terbiasa menjalankan rutinitas ibadah sunnah.
Larangan puasa selepas pertengahan Syaban mengundang perdebatan ulama. Antara makruh dan pemeliharaan stamina, syariat mengatur agar umat Islam tidak lemas sebelum maraton Ramadan bermula.
Memulai bisnis memang penuh semangat, namun bertahan adalah kunci pembuka pintu rezeki. Simak motivasi tentang pentingnya kesabaran, komitmen, dan kekuatan hati dalam menghadapi ujian perjalanan usaha.
Bulan Syaban kerap diselimuti mitos, mulai dari penentuan ajal hingga ritual Ruwahan. Para ulama menegaskan bahwa keyakinan tersebut batil dan tidak memiliki sandaran hadits shahih dalam syariat.
Syaban adalah masa adaptasi fisik dan spiritual sebelum Ramadan. Para ulama terdahulu menjadikannya bulan Al-Qur-an melalui intensitas membaca dan murajaah hafalan agar jiwa benar-benar siap.
Syaban adalah waktu pelaporan amal tahunan ke langit. Di tengah kelalaian manusia antara Rajab dan Ramadan, Rasulullah mencontohkan intensitas puasa sunnah dan pelunasan utang ibadah sebagai persiapan akhir.
Para pakar hadis sepakat bahwa ritual salat seratus rakaat di malam Nishfu Sya'ban didasari hadis palsu. Praktik ini dinilai menguras tenaga hingga membuat banyak orang melalaikan shalat Shubuh.
Nishfu Syaban adalah momentum pengampunan massal, kecuali bagi pelaku syirik dan pembenci. Namun, para ulama memperingatkan agar tidak terjebak pada ritual khusus yang tidak berdasar hadits sahih.
Larangan puasa setelah pertengahan Syaban menjadi rambu agar fisik umat tak loyo saat menyambut Ramadan. Namun, bagi mereka yang sudah terbiasa, pintu puasa sunnah tetap terbuka hingga batas akhir.
Terletak di antara Rajab dan Ramadan, Syaban kerap menjadi bulan di mana manusia lalai. Padahal, inilah masa angkat amal tahunan dan waktu di mana Rasulullah paling banyak melakukan puasa sunnah.
Melalui karya Muhammad Husain Haekal, kita melihat kecerdasan Abu Bakar dalam meredam ketegangan di Saqifah. Formula amir dan wazir menjadi kunci diplomasi yang menyatukan Muhajirin dan Ansar demi stabilitas umat.
Simak pandangan Abdul Mu'ti tentang Isra Mikraj sebagai sumber kekuatan spiritual saat menghadapi masa sulit dan hubungannya dengan kesalehan sosial. Baca selengkapnya.
Simak hasil hisab LF PBNU dan BMKG terkait awal Sya'ban 1447 H yang diprediksi jatuh pada 20 Januari 2026. Pantau posisi hilal dan jadwal Nisfu Sya'ban di sini.
Berdasarkan analisis Muhammad Husain Haekal, naskah ini membedah strategi serangan damai Abu Bakr di Saqifah. Ia berhasil meredam konflik dengan tawaran amir dan wazir yang menyatukan umat.