LANGIT7.ID, Jakarta - Ulama ahli tafsir Indonesia, Muhammad Quraish Shihab, merupakan cucu Habib Ali bin Abdurrahman asal Hadramaut, Yaman. Meski begitu, ia enggan dipanggil sebagai habib. Padahal, gelar istimewa itu sangat masyhur di Indonesia.
Orang yang bergelar habib memiliki derajat tersendiri di tengah masyarakat. Itu karena gelar tersebut disematkan hanya bagi keturunan Nabi Muhammad SAW. Maka itu, gelar habib tidak sembarangan disandang orang, sekalipun orang itu memiliki darah Arab.
Dalam sebuah potongan video pendek yang diunggah kanal
YouTube Jas Hijau, Qurasih Shihab dan KH Mustofa Bisri (Gus Mus) terlihat tengah asyik bercengkrama. Kedua tokoh itu terlihat berbincang-bincang dan sesekali melemparkan guyonan.
Baca juga: Quraish Shihab Jelaskan 3 Jenis Adat Istiadat di IndonesiaDi tengah guyonan tersebut, Gus Mus tiba-tiba memanggil Quraish Shihab dengan sebutan habib. Namun, Quraish Shihab langsung menampik dan meminta dipanggil om saja.
Video itu dilanjutkan dengan memperlihatkan potongan kajian Gus Mus dalam sebuah majelis. Ia menjelaskan, Quraish Shihab merupakan seorang habib, hanya saja tak ingin dipanggil habib.
Secara bahasa, habib berarti orang yang mencintai dan dicintai. Hanya saja, kata Gus Mus, Quraish Shihab sudah pasti mencintai orang, namun belum tentu dicintai oleh masyarakat luas.
"Beliau mau dipanggil habib hanya oleh cucunya, karena dia tahu cucunya mencintai dia dan dia mencintai cucunya. Kalau kebanyakan orang belum tentu mencintai beliau," kata Gus Mus, dikutip Selasa (1/3/2022).
Baca juga: Menengok Teladan Quraish Shihab dalam Mendidik AnakHal ini dibenarkan oleh putri kandung Quraish Shihab, Nasywa Shihab. Menurut pencetus cariustadz.id itu, Quraish Shihab lebih memilih mendidik anak-anaknya untuk mengikuti akhlak Rasulullah SAW.
"Yang terpenting memang bukan hanya garis keturunan, tapi bagaimana kita memelihara garis hubungan dengan leluhur, tapi berusaha meneladani kakek-nenek kami, bagaimana hidup mereka penuh dengan ilmu, berdakwah, dan tentu dengan akhlak yang karim," kata Nasyawa Shihab kepada LANGIT7.ID, beberapa waktu lalu.
Quraish Shihab membenarkan hal tersebut. Ia menyebut habib merupakan gelar kehormatan, menurut tradisinya. Kehormatan di tengah sosial masyarakat itu bertingkat-tingkat, salah satunya gelar habib.
"Kiai pun saya tidak mau digelari kiai. Kiai itu orang yang dalam ilmunya, yang akhlaknya baik. Saya, ilmu saya belum dalam. Akhlak saya belum sesuai dengan apa yang diajarkan agama. Jadi tidak usah panggil saya habib," kata Quraish Shihab.
(jqf)