LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf meresmikan Kampung Zakat Uemalingku Desa Bersinar di Kolo Atas, Kecamatan Mamosalato, Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Uemalingku merupakan satu dusun yang menjadi lokasi binaan Laznas Dewan Da’wah.
Ketua Umum Dewan Da'wah Dr Adian Husaini merasa senang melihat banyaknya keterlibatannya berbagai pihak dalam kegiatan ini, mulai dari aparatur pemerintah dari berbagi tingkatan, lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan, perusahaan, aparat keamanan, kepolisian dan tentara dan masyarakat bersatu padu.
"Kondisi seperti ini mahal, ketenangan, dan kemanan harus terus dirawat. Pengiriman ribuan da'i yang dilakukan oleh Dewan Da'wah ini juga merupakan bagian melanjutkan amanah pendiri Dewan Da'wah Pak Natsir, yaitu mengokohkan NKRI," kata Ustaz Adian, dikutip Rabu (23/3/2022).
Baca Juga: 5 Hal yang Harus Disiapkan jelang Ramadhan supaya Puasa FullProgram Kampung Zakat dengan mengambil tema “Desa Bersinar” ini dalam pelaksanaannya bersinergi dengan berbagai pihak diantaranya dengan Baitu Zakah Pertamina (Bazma) yang mengadakan Khitanan Masal. Ada 50 orang penerima manfaat dari program kesehatan yang dilakukan Bazma.
Adapun untuk kemandirian masyarakat sehingga bisa berkarya, 1000 pohon produktif sudah disiapkan untuk ditanam, secara simbolis penanaman pohon dilakukan oleh Ketua Umum Dewan Da’wah beserta tokoh undangan lainnya.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Tarmizi Tohor mengapresiasi dan mendukung penuh program Kampung Zakat ini sebagai bentuk nyata dari pemberdayaan Zakat.
"Upaya-upaya seperti ini merupakan bagian merubah kondisi ekonomi masyarakat," jelasnya.
Baca Juga: Tafsir Al-Baqarah 187: Ketentuan Bersanggama Suami-Istri di Bulan PuasaMomentum akbar ini diawali dengan peresmian Masjid yang menjadi simbol “beriman” oleh Tarmizi Tohor. Acara diakhiri dengan distribusi penyaluran program 1000 ton beras ke pelosok negeri untuk memperbaiki gizi masyarakat di pedalaman dan sambil menikmati hidangan Sedekah Makan Rakyat (Semarak).
Masyarakat Uemalingku merupakan salah satu suku Tau Taa Wana yang sebelumnya mereka nidup nomaden dengan pemahaman animisme dinamisme. Kini mereka mulai menuju hidup berkampung dan bermasyarakat, jumlah mereka saat ini kurang lebih 98 KK di antaranya 25 persen muslim, 30 persen agama lain, dan 45 persen belum beragama.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Morowali Utara diwakili Camat Mamosalato Howard Alario, Ketua Kemenag Morowali Utara Hj Marwiah, Kapolres Morowali Utara AKBP Ade Nuramdani, dan Ketua Dewan Da’wah Provinsi Sulawesi Tengah Ustaz Irvan Hakim. Dari Dewan Da’wah Pusat dihadiri langsung oleh Ketua Umum Dewan Da’wah Dr Adian Husaini dan Direktur Distribusi Pendayagunaan Muhammad Idris Yusuf.
Baca Juga: Sambut Ramadhan, Ini 8 Hal yang Harus Dipersiapkan Masjid(zhd)