LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Agama (
Kemenag) menggandeng Ormas Keagamaan Islam Nahdlatul Ulama untuk pembangunan di bidang keagamaan. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)
KH. Yahya Cholil Staquf.
Kerja sama Kemenang dengan
PBNU ini meliputi banyak bidang. Mulai dari persoalan keagamaan, keumatan, kerukunan umat beragama hingga sektor pendidikan.
Baca Juga: Sambangi PBNU, Kapolri Bicara Mudik Sehat dan NyamanStaf Khusus Menag, Ishfah Abidal Aziz mengatakan kerja sama ini salah satunya untuk menjadikan masjid dan musala sebagai pusat kegiatan umat. "Kita kembangkan masjid dan musalla tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi sentra pendidikan umat, pusat membangun kerukunan dan harmoni sosial, serta tempat mengembangkan potensi zakat dan wakaf," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/4/2022).
Dalam bidang Pendidikan Islam, Kemenag bersama dengan PBNU secara sinergis akan terus mendorong pesantren menjadi mandiri. "
Pesantren harus mendiri. Pesantren yang memiliki kekuatan secara ekonomi, sosial serta budaya," ucap Ishfah.
Baca Juga: Menag: Tujuan Vaksin Booster agar Masyarakat Bisa MudikLebih lanjut, Ishfah menuturkan kerja sama ini akan terus dikembangkan dengan menggandeng lebih banyak pihak. "Tidak hanya dengan PBNU tetapi juga dengan berbagai pihak lainnya. Ini kita lakukan untuk terus meningkatkan layanan keagamaan kita," kata Ishfah.
Sebagai informasi, penandatanganan ini dilakukan dalam acara Peringatan Nuzulul Qur’an PBNU yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Daarul Rahman Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Baca Juga:
Menag: Spirit Al-Quran Bawa Indonesia Jadi Bangsa yang Harmoni
Menag Umumkan Jumlah Jamaah dan Petugas Haji 2022(asf)