LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Umum Pusat Kedaulatan Rakyat (Ketum Pakar) Razikin Juraid urun tanggapan terkait pernyataan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) yang menyebutkan bahwa Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati tidak kooperatif. Ini saat Nicke akan diperiksa terkait dugaan gratifikasi yang diterima Wakil Ketua, Lili Pintauli Siregar (LPS).
Menurut Razikin, Dirut Pertamina Nicke Widyawati hanya meminta di reschedule satu hari, yakni tanggal 27 April.
“Saya kira itu sesuatu yang normal, mengingat Dirut Pertamina juga pada saat jadwal klarifikasi Dewas KPK tanggal 26 April ada kegiatan lain yang harus dilaksanakan. Jadi Dewas jangan dulu menyimpulkan Dirut Pertamina tidak kooporatif dan itu dapat menggiring opini bahwa Pertamina tidak pro pemberantasan korupsi," kata Razikin dalam keterangannya, dikutip Rabu (27/4/2022).
Baca Juga: KPK Ingatkan Pejabat Tak Gunakan Fasilitas untuk Kepentingan PribadiKetua Hukum dan HAM Pemuda Muhammadiyah ini, mendorong Dirut Pertamina untuk memberikan klarifikasi secara terang benderang di hadapan Dewas KPK, karena itu semua adalah bagian upaya pencegahan dan pemberantasn Korupsi.
"Pak Erick Thohir sebagai Menteri BUMN sangat tegas soal korupsi dan Dirut Pertamina saya kira akan bekerja sama dengan Dewas KPK untuk menuntaskan dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Lili Pintauli Siregar," ujarnya.
Baca Juga: Mendag Lutfi Siap Bantu Kejagung Usut Kasus Minyak GorengSebelumnya, anggota Dewas KPK Syamsuddin Haris mengatakan Dirut Pertamina tidak kooperatif dan mengimbau pemeriksaan pelanggaran etik pimpinan KPK Lili Pintauli Siregar. Lili Pintauli Siregar kembali dilaporkan ke Dewas KPK atas pelanggaran etik, yaitu dugaan menerima gratifikasi berupa fasilitas untuk menonton MotoGP Mandalika.
Lili diduga mendapatkan fasilitas menonton MotoGP per tanggal 18 sampai 20 Maret 2022 pada Grandstand Premium Zona A-Red. Selain itu, Lili juga diyakini mendapatkan fasilitas menginap di Amber Lombok Resort pada tanggal 16 Maret sampai 22 Maret 2022.
Baca Juga: H-6 Lebaran, 34 Ruas Jalan di Jabar Siap Dilalui Pemudik(zhd)