LANGIT7.ID, Jakarta - Hukum haji pakai uang haram dikhawatirkan membuat
ibadah tidak sah. Umat Islam diminta mencari rezeki halal, karena Allah SWT hanya menerima hal-hal baik.
Pendakwah,
Habib Abdurrahman Asad Al-Habsyi menegaskan, Allah SWT menyukai hal-hal yang baik seperti yang diriwayatkan dalam hadist Nabi SAW.
Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang baik. Dia memerintahkan orang-orang Mukmin sama seperti yang diperintahkan kepada para Rasul.
Dia berfirman, ‘Hai para Rasul, makanlah makanan yang baik, dan kerjakanlah amal shalih.’ (QS. Al-Mu’minun ayat 51).
Baca Juga: Berhaji Tunggu Panggilan, Habib Abdurrahman: Ini Pemahaman KeliruDia juga befirman: “Hai orang-orang yang beriman makanlah makanan yang baik yang Kami berikan kepada kalian.” (QS. Al-Baqarah ayat 172).
Lalu Rasulullah bercerita tentang seorang lelaki yang menempuh perjalanan jauh, hingga rambutnya kusut dan kotor. Ia mengangkat kedua tangannya ke langit (seraya berdoa), 'Ya Rabb, ya Rabb.’ Sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan dia kenyang dengan barang yang haram. Bagaimana mungkin doanya dikabulkan?” (HR Muslim).
Menurut Ketua Majelis Taklim dan Dzikir Baitul Muhibbin ini, rintihan dari seorang muslim yang hartanya bersumber dari yang haram, tidak akan dijawab Allah SWT.
"Dalam haji itu ada sa'i, jalan dari shafah ke marwah. Makna filosofisnya, shafah itu suci dan marwah itu kemulian. Jadi lakukan lah hal-hal yang suci maka akan mendapat kemuliaan," katanya.
(bal)