LANGIT7.ID - , Jakarta - Salah satu cara menciptakan tubuh sehat dan bugar adalah degan berolahraga. Bila dulu
olahraga kerap dilakukan di luar ruangan, seiring perkembangan zaman dan didukung dengan peralatan canggih, olahraga didalam ruangan atau
indoor kini banyak yang lakukan.
Akan tetapi, tahukah Anda bahwa tempat-tempat dan alat-alat olahraga
outdoor maupun
indoor ternyata memiliki hal positif dan negatif juga lho?
Spesialis kedokteran olahraga, dr Antonius Andi Kurniawan, SpKO mengatakan jika di beraktivitas
outdoor sisi negatifnya adalah adanya
polusi, terlebih kondisi di Jakarta yang mana polusi udaranya lagi tidak baik.
Baca juga: Hobi Olahraga, 3 Pengkonten Ini Gelar Pertandingan antar SelebritiSementara olahraga
indoor, urusan paparan polusi lebih rendah namun tetap ada sisi negatifnya, yaitu kurang terkena paparan sinar
matahari.
"Sebenarnya, manusia itu butuh juga sinar matahari. Jadi jika misalnya olahraganya
indoor, tetapi kita menyempatkan untuk berjemur itu tidak menjadi persoalan," ujar dr Andi kepada Langit7, Selasa (28/6/2022).
Menurut dokter yang juga tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (
IDI) ini, olahraga
indoor ataupun
outdoor itu hanya sebuah opsi ketika sudah membuat jadwal olahraga namun kondisinya tidak memungkinkan, kemudian diganti polanya.
"Terkadang olahraga di pagi ataupun sore hari yang sudah direncanakan secara
outdoor terhambat karena ada acara dan akhirnya kita lewatkan berolahraga," jelas dr Andi.
dr Andi memberi contoh, ada orang yang sedang melakukan perjalanan bisnis. Dalam rutinitas hariannya, dia terbiasa berolahraga pagi di luar ruangan. Namun, karena terkendala perjalanan bisnis, ia pun tidak sempat meluangkan waktu untuk berlari pagi.
Baca juga: 4 Olahraga yang Jadi Sunnah Rasulullah, Menyehatkan dan BerpahalaKemudian untuk menggantinya, lanjut dia ia melakukan olahraga di
kamar hotel. Caranya dengan bantuan aplikasi atau alat-alat olahraga lainnya. Menurut dr Andi, pilihan tersebut merupakan hal yang sangat bagus.
"Jadi buat saya, dibandingkan tidak olahraga sama sekali atau tidak regular melakukan olahraga, berolahraga secara
indoor sangat bagus, poinnya lebih ke situ," pungkas dr Andi.
(est)