Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Mengenal Lembaga Pendidikan di Hadhramaut, Madrasah Para Habaib dan Ulama

Muhajirin Senin, 09 Agustus 2021 - 10:00 WIB
Mengenal Lembaga Pendidikan di Hadhramaut, Madrasah Para Habaib dan Ulama
Habib Umar Al Hafiz mengajar di lembaganya yakni Daarul Musthofa, Hadhramaut (foto: Instagram/@habibomarcom)
LANGIT7.ID - Masyarakat Hadhramaut, terkhusus Kota Tarim dan sekitarnya, menjadikan adab sebagai syarat utama dalam menuntut ilmu. Bagi mereka, ilmu tanpa didasari adab maka akan sia-sia.

Hadhramaut terletak di pesisir Arab Selatan, mulai dari Aden (Yaman) sampai Tanjung Ras al-Had (Oman). Dalam pengertian modern, wilayah ini merujuk pada provinsi terluas di Republik Yaman. Tatanan sosial-politik telah lama terbentuk di sana.

Menurut World Monarchies and Dynasties, nama lengkap wilayah ini adalah Hadhara al-Maut. Artinya, ‘kematian telah hadir.’ Kematian yang dimaksud dapat dimaknai nirbiologis. Walaupun kering dan terik, lembah sungai (wadi) Hadhramaut sering menjadi tujuan para pengembara. Mereka mencari kesunyian untuk ‘mematikan’ ambisi duniawi.

Sementara, dalam EJ Brill’s First Encyclopaedia of Islam 1913-1936 menyebutkan, daerah yang sama terkenal dengan Kemenyan Arab (Frankincense) yang menurut legenda Yunani getahnya cukup “mematikan.” Lokasi tempat tumbuhnya pun dinamakan ‘tanah kematian’ alias Hadhr al-Maut.

Kontur geografis Hadhramaut didominasi pantai berpasir dan tanah lapang dengan batu-batu yang gersang. Di pesisir, terbentang bukit-bukit yang memunggungi pegunungan tandus. Al-Arsyah merupakan gunung tertinggi di antaranya.

Di sekitar sungai-sungai kecil memiliki tanah yang cukup subur. Padang rumput dan kaktus kecil mudah dijumpai. Secara keseluruhan, Hadhramaut agak terisolasi dari sebagian besar Semenanjung Arab. Gurun Rub al-Khali menghalangi aksesnya dari sebelah utara dengan seluruh Arab. Oleh karena itu, kontak masyarakat setempat lebih intens terjadi via pelabuhan-pelabuhan di sebelah selatan, utamanya Bandar asy-Syihr dan Mukalla.

Pendidikan Adab di Hadhramaut

Masyarakat Hadhramaut merupakan masyarakat yang mengedepankan adab sebelum ilmu. Terkhusus di Kota Tarim. Tak heran jika kota ini terkenal sebagai pusat keilmuan dan pendidikan di Hadhramaut. Banyak penuntut ilmu berangkat ke kota ini.

Para ulama membangun lembaga-lembaga keilmuan sebagai wadah penyampaian risalah kepada umat. Di antara lembaga pendidikan itu adalah:

1. Rubat Tarim

Rubat Tarim adalah rubat pertama yang didirikan di kota Tarim pada tahun 1304 H. Pendiri sekaligus pembimbing rubat ini ialah Habib Abdurrahman Al-Masyhur, Habib Ali bin Abdurrahman Al-Masyhur, Habib Abdullah bin Umar Asy-Syatiri. Selain ikut serta dalam pembangunan rubat ini, Habib Abdullah Asy-Syatiri juga berperan sebagai bagian pengajaran.

2. Rubat Daarul Musthafa dan Daaruz Zahra

Daarul Musthafa dan Daaruz Zahra merupakan sebuah institut yang menjalankan sistem pengajian talaqqi yang berada di kawasan Aidid. Lembaga ini didirikan oleh Habib Ali Mashyur (Mufti Tarim) dan Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafizh pada bulan Syawal 1414 H. Habib Umar dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang sangat menjaga tradisi Islam, ayahnya yaitu Habib Muhammad bin Salim adalah seorang mufti kota Tarim yang sangat fakih, namun beliau meninggal saat Habib Umar masih kecil.

3. Rubat Habsyi

Rubat Habsyi merupakan rubat pertama yang didirikan di provinsi Hadhramaut oleh Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi pada tahun 1329. Habib Ali Al-Habsyi adalah penulis sekaligus pencipta kitab maulid Simthud Durar yang tersohor itu. Kitab maulid ini telah tersebar dan banyak dibaca di berbagai kalangan dalam majlis-majlis ilmu.

Beliau dikenal sebagai ulama yang sangat mencintai Rasulullah SAW. Kecintaannya itu dibuktikan dalam bentuk tulisan. Ia memulai penulisan kitab maulid ini dari tanggal 26 Safar hingga 10 Rabiul Awwal 1327 H dan menamakannya kitab Simthu Duror Fi Akbar Maulid Khairu Basyar. Pertama kali dibacakan pada hari Jum'at 12 Rabi'ul Awwal 1327 H di kediaman muridnya yang bernama Habib Umar bin Hamid Assegaf.

4. Rubat Idrus

Rubat Idrus merupakan rubat yang didirikan oleh Habib Abdullah bin Abdul Qadir Al-Idrus pada 2004 M. Rubat ini mendapat dukungan penuh dari Habib Umar bin Hafizh. Rubat ini dikhususkan untuk para penghafal Al-Qur'an dan Qira'ah Sab'ah.

5. Universitas Al-Ahgaff


Universitas Al-Ahgaff adalah sebuah institut perkuliahan yang didirikan oleh Habib Abdullah bin Mahfuzh Al-Haddad yang merupakan seorang yang alim, fakih, dan juga qadhi pada zamannya pada 1995 M. Berpusat di kota Mukalla dan memiliki cabang di kota Tarim Aidid atau sekitar 500 m dari rubat Daarul Musthafa.

Saat ini, universitas itu dipimpin oleh Prof. Dr. Habib Abdullah bin Muhammad Baharun. Metode pembelajaran di kampus ini menggabungkan antara sistem talaqqi dan sistem universitas pada umumnya.

6. Universitas Imam Syafi'i

Universitas Imam Syafi'i adalah sebuah universitas yang didirikan oleh Dr. Muhammad bin Ali Ba'atiyah pada tahun 2012 M, bertempat di ibu kota Hadhramaut, yaitu Mukalla. Syekh Muhammad adalah seorang Murabbi ruh yang dilahirkan di daerah Dau'an, semasa hidupnya beliau pergunakan hanya untuk menuntut ilmu dan mengamalkannya.

Beliau membangun universitas guna melestarikan warisan para nabi dalam menyebarkan dakwah Islam secara Universal. Akhlakul karimah adalah prioritas utama dalam membimbing para santri. Lembaga ini menggabungkan sistem rubat dan perkuliahan, waktu yang dibutuhkan untuk belajar di lembaga ini ialah 4,5 tahun dengan kelas persiapan di semester pertama.

Santri wajib menghafalkan Al-Qur'an sebanyak 10 juz dan juga matan-matan kitab lainnya seperti Matan Zubad, Alfiyah, Ghayah Taqrib dan lainnya. 7. Universitas Al-Muhajir

Universitas Al-Muhajir adalah sebuah universitas yang didirikan oleh Mufakkir Islam Dr. Habib Abu Bakar Al-Adni bin Ali Mashyur pada tahun 2010. Lembaga ini terletak berdekatan dengan maqbaroh Imam Muhajir Ahmad bin Isa di Husaisah atau sekitar 20 KM dari kota Tarim.

Lembaga ini membedakan antara sistem perkuliahan dan sistem rubat. Santri yang mengikuti sistem perkuliahan maka mereka akan lebih ditekankan kepada ilmu Syariah dan Hadits. Adapun yang lebih memilih sistem rubat mereka akan lebih dibebaskan dalam menghadiri majlis-majlis ilmu yang diadakan di kota Tarim dan sekitarnya.

Lembaga ini didirikan untuk melahirkan generasi dakwah di masa depan yang mampu memahami dan menguasai ilmu Fiqh Dakwah dan Fiqih Tahawwulat.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)