Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home global news detail berita

Indikasi LGBT di CFW, Ruang Publik Harus Steril dari Penyimpangan Sosial

fajar adhitya Kamis, 28 Juli 2022 - 21:26 WIB
Indikasi LGBT di CFW, Ruang Publik Harus Steril dari Penyimpangan Sosial
Ilustrasi para remaja di Citayam Fashion Week SCBD. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa ruang publik ibu kota tetap inklusif bagi semua. Pada saat yang sama, anak-anak di ruang ketiga juga mesti terlindungi dari bahaya penyimpangan sosial seperti LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta menyediakan ruang ketiga yang inklusif dan terbebas dari penyimpangan seksual. Hal itu menanggapi pernyatan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ariza Patria yang menyoroti indikasi promosi LGBT di Citayam Fashion Week (CFW).

Baca Juga: Wagub DKI: Remaja CFW Wajib Dilindungi dari Pengaruh LGBT

"Buka selebar-lebarnya ruang ekspresi masyarakat dan perbanyak ruang terbuka di DKI untuk interaksi dan silaturrahim publik. Tapi harus dibersihkan dari penyakit dan nodanya, termasuk promosi LGBT," ungkap Cholil melalui akun Twitter-nya @cholilnafis, dikutip Kamis (28/7/2022).

Pernyataan serupa dilontarkan komunitas masyarakat Betawi, Sikumbang (Silaturahim Kumpul Bareng Anak Tenabang). Ketua Komunitas Sikumbang, Roni Adi mengatakan bahwa ruang ketiga harus menghadirkan kenyamanan sekaligus keamanan.

"Memang ruang ketiga siapapun boleh masuk. Nah ketika siapapun boleh masuk apakah LGBT yang eksesif itu diperbolehkan? Sedangkan kita orang Betawi adat istiadatnya lebih kuat Islamnya," kata Roni kepada Langit7.id, Kamis (28/7/2022).

Baca Juga: Pemprov DKI Siap Lindungi Remaja Citayam Fashion Week dari LGBT dan Pergaulan Bebas

Roni menjelaskan, promosi LGBT yang menyelinap dalam kegiatan CFW akan membahayakan anak dan remaja. Roni khawatir mereka akan menganggap penyimpangan LGBT sebagai sesuatu yang lumrah.

"Akhirnya anak-anak merasa fenomena LGBT suatu yang wajar, anak-anak di-brain wash gitu, setiap hari melihat jadi dianggap normal. Jadi ini bukan lagi CFW yang positif, ini sudah didompleng, ada penumpang gelap," ucap Roni.

Baca Juga:

Ada LGBT di Citayam Fashion Week, Kemenag Akan Adakan Penyuluhan

Citayam Fashion Week Disusupi LGBT, MUI: Harus Dihentikan

LGBT di Citayam Fashion Week, MUI: Penyakit yang Bisa Disembuhkan


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)