Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 28 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Tafsir Surat An-Nisa Ayat 148: Larangan Berkata Kasar

Andi Muhammad Jum'at, 05 Agustus 2022 - 16:17 WIB
Tafsir Surat An-Nisa Ayat 148: Larangan Berkata Kasar
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Sebagai umat muslim yang beriman kita wajib menjaga lisan dari perkataan-perkataan kasar. Setiap perkataan kasar yang terucap dari mulut akan dicatat oleh malaikat sebagai amal buruk dan dosa.

Dosa-dosa kecil tersebut bila dilakukan terus menerus karena kebiasaan, tentunya bisa menyeret seseorang ke dalam neraka Allah SWT. Perkataan kasar pun sangat dibenci Allah, maka dari itu Allah melarang hamba-Nya berkata kasar.

Sudah semestinya sebagai umat muslim kita berbicara dengan nada halus dan baik. Dengan demikian, kita juga menjaga syiar agama dan mencerminkan betapa indahnya agama Islam. Larangan berkata kasar tertuang jelas di dalam surat An-Nisa ayat 148, Allah berfirman:

لَّا يُحِبُّ ٱللَّهُ ٱلْجَهْرَ بِٱلسُّوٓءِ مِنَ ٱلْقَوْلِ إِلَّا مَن ظُلِمَ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ سَمِيعًا عَلِيمًا

Artinya: Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Baca Juga: A Fuadi: Satu Dua Isu Miring, Tak Hilangkan Puluhan Ribu Kebaikan Pesantren

Syekh Wahbah az-Zuhaili dalam tafsir Al-Wajiz menjelaskan, Allah tidak menyukai ucapan buruk yang diucapkan dengan terus terang seperti cacian serta hinaan, dan Allah akan menghukum atas perbuatan tersebut. Namun ada sedikit pengecualian kepada orang yang dianiaya dan dizalim. Allah Maha Mendengar atas keluh kesah orang yang terzalimi, lagi Maha Mengetahui atas kezaliman orang-orang zalim, dan Maha Memberi hukuman kepada yang bertindak zalim.

Senada, Syekh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam tafsir as-Sa'di menuturkan, Allah melaknat orang yang berkata kasar secara terang-terangan dan menyiapkan hukuman atas apa yang dia ucapkan. Termasuk perkataan buruk seperti menjelekan, celaan, tuduhan, dan semacamnya.

Allah benar-benar membenci akan hal tersebut. Kecuali bagi orang yang dianiaya atas kezaliman kepada dirinya, dalam konteks ini perkataan yang dilontarkan orang yang dizalami lebih mengacu kepada keluhan atas kezaliman yang dia rasakan.

Berdasarkan kedua pandangan mufassir di atas, Allah sangat membenci perkataan kasar yang terlontar dari mulut hamba-Nya dan Allah akan memberikan balasan atas apa yang diucapkan. Ada sedikit pengecualian, yakni kepada orang tengah teraniaya atas tindakan zalim orang lain.

Baca Juga: Ini Beda Ruqyah Syari dengan Praktik Dukun, Umat Harus Jeli

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 28 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)